PRAMUKA

SMAN3 BANGKO PUSAKO

SMAN3 BANGKO PUSAKO

JLN LINTAS RIAU SUMUT KM 3 BANGKO PUSAKO

Selasa, 25 Februari 2020

MANUSIA PURBA


                      
NAMA GURU            : ABDULLAH S.pd
   Nama kelompok        : Rindi Dwi Antika
                                        Dery Yanti Silaban
                                        Rumiris Sailes Sinaga
MANUSIA PURBA
A.Teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia
1.Teori Yunnan
            Teori ini menyatakan bahwa asal usul nenek moyang kita dari Yunnan , tiongkok .Menurut teori ini migrasi penduduk dari Yunnan menuju kepulauan nusantara ini melalui tiga gelombang yaitu perpindahan orang negrito , proto melayu , dan juga deutro melayu .
 A . Orang negrito
            Diperkirakan sudah memasuki kepulauan nusantara sejak 1000Sm.Hal ini di buktikan dengan penemuan arkeologi di gua cha,Malaysia. Ciri-ciri fisik orang negrito , yaitu berkulit gelap,rambut keriting , hidung lebar, dan bibir tebal.
B . proto melayu
            Migrasi orang proto melayu di kepulauan nusantara di perkirakan memasuki wilayah nusantara pada 2.500 Sm. Suku yang termasuk orang-orang proto melayu adalah , suku toraja,dayak,sosok,nicis,rejang dan batak .
C . Deutro melayu
            Deutro melayu adalah sebutan untuk orang-orang melakukan gelombang migrasi pada gelombang kedua ke nusantara suku bangsa yang termasuk neutron melayu Indonesia antara lain minangkabau , aceh , sunda , jawa , melayu , betawi dan manado.
2 . Teori nusantara
            Menyatakan bahwa asal-usul bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri bukan dari luar.Teori ini di dukung antara lain Muhammad  yamin, gorys keraf , dan J.Crawford.Bangsa melayu merupakan bangsa yang berperadapan tinggi .
            Adanya kemungkinan bahwa orang melayu adalah keturunan dari Homo sotoensis dan Homo wajakensis.Adapun perbedaan bahasa antara bahasa Austronesia . 
3 . Teori Out Of Taiwan
            Teori ini berpandangan bahwa bangsa yang ada di nusantara ini berasal dari Taiwan bukan daratan Tiongkok .Keseluruhan cabang bahasa yang dipergunakan leluhur ,yang menetap dinusantara yang berasal dari rumpun Austronesia diformasi atau denganrumpun Taiwan .
4. Teori Out Of Africa
            Teori menyatakan bahwa manusia modern yang hidup sekarang berasal dari afrika. Menurut ahli dari amerika serikat ,ma’x iman,manusia modern yang ada sekarang ini berasal dari afrika antara kurun waktu 100 – 200 ribu tahun lalu .
            Manusia afrika melakukan migrasi keluar afrika di perkirakan berlangsung sekitar 50.000- 70.000 tahun silam .Tujuannya untuk menuju asia barat.Jalur yang mereka tempuh ada 2.Yaitumengarahkan lembah sungai nil ,melintasin simenanjung Sinai lalu ke utara melewati arah levant dan kedua melewati laut merah.
B.Manusia Purba Indonesia
            Manusia purba Indonesia pada masa pra-aksara hidup disekitar sungai dan lembah-lembah subur,misalnya di lembah bengawan solo dilembah sungai berantas .
1.Megantropus Paleojavanicus
            Megantropus paleojavanicus berasal dari kata megan yang berarti besar ,antropus yang berarti manusia jawa ,arti ini diambil berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tulang rahang atas dan rahang bawah jauh lebih kuat dari pada pithecanthropus .
            Ciri-ciri megantropus paleojavanicus sebagai berikut:
a.tinggi sekitar 150-180 cm.
b.tonjolan pada kening tebal dan melintang sepanjang pelipis
C.Volume Otak 900cc
d.tidak berdaku dan memiliki hidung lebar
e.memakan tumbuhan dan daging hewan buruan ,namun tumbuhan menjadi makanan utama .
f.kening menonjol ,tulang geraham dan rahang sangat kuat .
g.bentuk gigi geraham besar dan berahang kuat.
2.Pithecantropus Erectus
            Manusia jenis ini ditemukan oleh Eugeni Dubois pada 1890-1892 di desa trinil,dekat ngawi,madiun,beradasarkan temukan tengkoraknya,jenis manusia iini bertubuh agak kecil dan memiliki kemampuan kecil dan rendah .volume otaknya 100cc .Sedangkan volume otak manusia modern adalah lebih dari 1000cc dan jenis kera tertinggi 600cc .
            Secara etimologi pthecantropus erectus berarti manusia berjalan tegak manusia ini diperkirakan oleh para ilmuan merupakan jawaban dari misink link dari teori evolusi Darwin .
3.Pithecantropus Mojokertensis
            Manusia ini dianggap generasi lebih muda dibandingkan dengan jenis manusia pertama .
Ciri-cirinya , yaitu sebagai berikut :
a.       Berbadan tegak
b.      Tidak memiliki dahu
c.       Berbentuk kening menonjol
d.      Tinggi badan 165-180 cm dengan volume otak 170-1300cc
4.Pithecantropus Robustus
            Fosilnya ditemukan oleh wiedenreach dan koeningswald ditrinil (ngawi,jatim) pada 1939 .Ciri-ciri biologis nya hamper sama dengan pithecanthropus mojokertensis , bahkan koeningswald menggap masih dari jenis yang sama.
5.Homo sapiens
            Manusia purba jenis homo lebih sempurna dibandingkan dengan manusia purba lain nya,homo sapiens artinya,”manusia sempurna “ baik dari segi fisik .
a.Homo soloensis
            Manusia purba ini ditemukan pada 1931-1934.Bentuk dan tubuhnya tegak dan keningnya sudah tidak menonjol.Mereka hidup dari  400.000-200.000 tahun yang lalu.
b.homo wajakensis
            Fosil homo wajakensis ditemukan didaerah desa wajak tulungganggung,jawa timur.Homo wajakensis berarti manusia purba dari wajak .
            Ciri-ciri homo wajakensis ,yaitu
1.berbadan tegak dan berbadan lebih tegap dengan tinggi sekitar  130-120cm .
2.memiliki otak besar dan otak kecil yang sudah berkembang dengan rata-rata volume otak sekitar  1350-1450 .
3. memiliki bentuk tulang tengkorak yang lebih bulat dan bentuk muka yang tidak terlalu menonjol.
C.Homo Floresiensis
            Sisa-sisa manusia ditemukan di sebuah gua liang buah tim penelitih gabungan Indonesia dan ausralia.Sebuah gua permukiman pras sejarah diflores.
C.Jenis-jenis manusia purba didunia .
1.manusia purba ditiongkok
            Berdasarkan penyelidikan,kerangka jenis manusia purba ini menyerupai kerangka pithecanthropus erectus.Para ahli menyebutkan kan juga nama pithecanthropus pekinensis dan sinantropus pekinensis yang berarti “manusia kera dari peking”.
2.manusia purba di afrika
            Fosilnya ditemukan oleh reymond dart.Fosil ini ditemukan didekat sebuah pertambangan taung bostwan pada 1924.
            Fosil ini diberi nama Australopithecus Africanus karena hamper mirip penduduk asli Australia.
3.manusia purba dieropa
            Manusia purba yang ditemukan di eropa disebut homo neandherthalensis .Nama itu mengandung arti “manusia neanderthal”.Manusia jenis ini ditemukan oleh rudollf virohow dilembah neandert ,dusseldorf,jerman ,barat pada 1856.
            Selanjutnya didaerah amerika selatan ditemukan manusia purba dengan cirri-ciri kapasitas otak 600cc .
            Secara khusus berdasarkan penelitihan yang telah di lakukan ada beberapa perbedaan antar jenis pithecanthropus erectus .
D.manusia purba modern
            Adalah manusia termasuk dalam spesies homo sapiens dengan kapasitas otak  1450cc hidup sekitar  150.000-150.000 tahun yang lalu manusia modern hampir mirip atau menyerupai manusia yang ada pada saat ini .Jenis-jenis manusia purba jenis homo sapiens yang ditemukan di beberapa tempat didunia.
1.manusia swanscombe,diinggris
2.manusia neandertal,dilembah neandert
3.manusia cro-magnon/cromagnon ,digua cro-magnon,Lascaux prancis .

Daftar Pustaka.
Buku sejarah kelas X

manusia purba indonesia


Nama guru Pebimbing
abdullah S.pd

nama kelompok
1.      afiana syafitri
2.      Nabila anggariani
3.      Ramita

manusia purba indonesia
Jenis-jenis manusia purba  indonesia
1.      megantropus paleojavanicus
Berarti manusia  besar  tertua dari jawa.di  temukan oleh ralph von  koenigswaald pada 1941 didekat desa  sangiran  lemmbah  sungai  benggawan solo.
Ciiri  ciri
a.tinggii sekitar 165-180cm                    
b.tonjolan pada  kening tebal dan melinntang sepaanjang pelipis
c.volume otak 900cc
d.tidak berdagu  dan memiiliki hiidung lebar


2.      pithecanthropus  erectus
Di  temukan oleh eugene  dubois pada 1890-1892 di desa  trinil dekat ngaawi madiun. Secara  etimologi  berarti  manusia kkera bberjalan tegak.
Ciri ciri
a.berbadan ddan bberjalan tegak
b.tinggi badan seekiitaar  165-170cm
c.volumme otak  750-1300cc
d.memiliki fisik seperti kkera

3.      piithecaantrropus mojokertensis
Ditemukkaan  oleh ralph von koeningswald paada 1936  di lembah  sunnggai brantaas

Ciri-ciri
a.berban tegap
b.tidak memiliki  dagu
c.bentuk kening menonjol
d.tinggi badan 165-180cm  dengaan volume otakk 750-1300cc

4.      homo sapiens
Manusia purba ini lebih semourna dibandingkan dengan manusia purba lainnya homo sapiens berarti manusia sempurna
Ciri ciri
a.volume otak antara 1000-1200
b.tinggi badan antara 130-210
c.muka tidak menonjol kedepan
d.bediri tegak dan berjalan lebih sempurna

5.      homo soloensis
Ditemukan pada 1931-1934,ditemukan di sepanjang bengawan solo[ngandong,sambung macan,dan sangiran]oleh C.ter har dan wff oppennoorth
Ciri ciri ;Berbadan tegap dan tinggi sekitar 180cm

6.      homo wajakensis
Ditemukan didaerah desa wajak tulung agung jawa timur.oleh von reitshoten pada 1889.
Ciri ciri;
a.berbadan tegak dan berjalan lebih tegap dan tinggi sekitar 130-220cm
b.memiliki otak besar dan kecil yang sudah berkeembang dengan volume otak sekitar 1350-1450
c.memiliki bentuk tulang tengkorak lebih bulat dan bentuk muka yang tidak terlalu menonjol
Kesimpulan dengan mempelajari ini kita tau asal usul nenek moyang kita dan sebagai manusia jangan sombong terhadap apa yg kita miliki sekarang

Daftar pustaka buku sejarah kelas x k13 revisi 2016 oleh gravindo media pratama









Periodisasi dan Kronologi Sejarah


Guru Pembimbing : ABDULLAH, S.Pd
NAMA KELOMPOK
1.      ADE MESRAHYANI
2.      LISNAWATI
3.      FITRIANI

Periodisasi dan Kronologi Sejarah
1.Periodisasi Sejarah
Sejarah merupakan sebuah proses perjalanan waktu yang sangat luas dan panjang areanya.Dalam rentang waktu itulah, sejarah melewati ratusan bahkan ribuan tahun dengan melibatkan perubahan dalam kehidupan manusia yng sangat banyak. Mengkaji semua peristiwah sejarah yang luas dan panjang secra rinci sangatlah susah. Untuk itulah, digunakan pemisahan yang biasanya didasarkan pada momentum tertentu.
             Periodisasi diartikan sebagai pembabakan waktu yang digunakan untuk bebagai peristiwah. Kompleksnya peristiwah yang terjadi didalam kehidupan manusia pada setiap masa memerlukan suatu klasifikasi berdasarkan bentuk serta jenis peristiwah tersebut. Peristiwa – peristiwah yang telah diklasifikasi itu disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya.
            Periodisasi digunakan untuk  mempermudah pemahaman dan pembahasan sejarah kehidupan manusia. Periodisasi yang dibuat oleh banyak peneliti berakibat adanya perbedaan – perbedaan pandangan sehinggah periodisasi sejarah bersifat subjektif yang dipengaruhi subjek permasalahan serta pribadi penelitinya.
          Sejarah juga mengenal istilah periodisasi, yang bertugas membuat klasifikasi dari peristiwa – peristiwa sejarah dalam tahap – tahap dan pembabakan tertentu. Periodisasi dalam sejarah diperlukan karena penting bagi kita agar dapat engadajan tinjauan secara menyeluruh terhadap peristiwa – peristiwa yang telah terjadi dan saing keterhubungannya dalam berbagai aspek. Periodisasi dalam sejarah dapat dilakukan dengan banyak klasifikasi brdasarkan sejumlah aspek dalam kehidupan manusia, seperti perkembangan sistem politik, pemerintahan, agama dan kepercayaan, ekonomi, dan sosial budaya.

Sistem mata pencarian hidup dalam sejarah indonesia.
a .Masa berburu dan meramu
b.Masa bercocok tanam
c.Masa bercocok tanam tingkat lanjut
d.Masa perundagian
           Periodisasi yang banyak digunakan untuk memperoleh gambaran tentang keadan masyarakat, sistem politik, ekonomi , agama, dan kepercayaan suatu kerajaan digunakan pembabakan berdasarkan urutan dinasti, seperti yang terdapat pada sejarah bangsa – bangsa di Asia.
            Suatu momentum yang dapat memberikan petunjuk adanya karakteristik dari suatu kurun waktu yang satu berbeda dengan  kurun waktu lain. Hal itulah yang dinamakan dengan periodisasi sejarah. Contoh periodisasi sejarah dalam masyarakat tradisional, biasanya didasarkan pada kurun waktu kekuasaan raja.
           Menurut pendapat Soekanto , periodisasi hendaknya berdasarkan ketatanegaraan atau bersifat politik. Pembagian atas periodisasi yang berdasarkan kenyataan – kenyataan sedapat mungkin harus eksak dan prkatis.
         Adapun menurut sartono Kartodirjo, periodisasi adalah deajat integrasi yang tercapai di indonesia pada masa lampau.Menurutnya , faktor ekonomi sangat memengaruhi kontak indonesia dengan luar negeri yang mendatangkan pengaruh kebudayaan luar , baik budayah Hindu dari India , budaya Islam dari Asia Barat, serta budaya barat dari eropa atau negara – negara lainnya.
          Secara umum periodisasi sejarah indonesia dikelompokan menjadi beberapa zaman, yaitu:
a.Prasejarah / pra – aksara ( zaman batu dan zaman logam )
b.Masuk dan berkembangnya pengaruh budaya Hindhu – Buddha
c. Masuk berkembangnya islam
d Zaman kolonial
e. Zaman pendudukan jepang
f. Repolusi kemerdekaan
g. Masa orde lama
h. Masa orde baru
i. Masa reformasi
             Tujuan dibuatnya periodisasi bukan berarti memutuskan peristiwa yang satu dengan yang  lainnya. Periodisasi dilakukan atas dasar didalam sejarah aspek kesinambungan merupakan suatu hal yang penting.
Dengan demikian, tujuan diadakannya periodisasi ialah untuk mengadakan tinjauan menyeluruh terhadap peristiwa – peristiwa dan saling hubungannya  dengan berbagai aspeknya.
               Menurut Ismaun , periodisasi yang paling mudah adalah pembabakan yang disusun menurut urutan abad. Namun,  periodisasi yang demikian tidak mengungkapkan corak yang khas zaman – zaman yang ditinjau. Dasuki dalam ismaun menyatakan, misalnya  dalam sejarah Eropa Barat, ada zaman – zaman dengan nama – nama abad yang mempunyai watak – watak tertentu , seperti abad ke- 18 dan abad ke – 19. Adapun Cellarius membagi sejrah barat atas tiga periode, yaitu zaman kuno, zaman pengetahuan, dan zaman modern.
2. Kronologi Sejarah
              Kronologi sejarah erat kaitannya dengan periodesasi sejarah. Kronologi sejarah diperlukan karena dalam peristiwa – peristiwa sejarah terdiri berbagai jenis dan bentuk yang berbeda. Setiap peristiwa perlu diklasifiksi berdasarkan jenis dan bentuk peristiwanya.
             Peristiwa – peristiwa yang telah diklasifikasikan itu lalu disusun secara runtut berdasarkan waktu kejadian berlangsug. Secara runtut, hal ini berarti masing – masing peristiwa tersebut disusun dari masa yang paling awal hinggah masa yang paling akhir. Tanpa konsep kronologi ini , penyusunan peristiwa sejarah akan mengalmi kerancuan dan dikhawatirkan bahwa peristiwa yang terjadi pada suatu masa akan masuk ke dalam masa atau zaman yang lain. Kronologi berarti sesuai dengan urutan waktu.
             Peristiwa  sejarah akan selalu berlangsug sesuai dengan urutan waktu sehinggah peristiwa – peristiwa sejarah tidak terjadi secara  melompat – lompat urutan waktunya, atau bahkan terbalik urutan waktunya ( anakronis ). Oleh karena itulah, dalam mempelajari sejarah agar kita mendapatkan pemahaman yang baik harus memperhatikan urutan – urutan kejadiannya atau kronologinya.
        Pemahaman sejarah yang bersifat anakronis akan menimbulkan kerancuan bahkan akan membuat pemahaman yang keliru tentang sejarah. Peristiwa – peristiwa sejarah yang diceritakan dan disusun berdasarkan urutan kejadian tanpa memberi penjelasan tentang hubungan sebab akibat antara peristiwa tersebut disebut kronik.
                 Begitu kompleksnya peritiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia pada setiap kurun, maka peristiwa tersebut terlebih dahulu harus dikelompokan berdasarkan bentuk atau jenis tertentu ( periodesasi ). Setelah itu, barulah disusun secara kronologis ( berdasarkan urutan waktu kejadian ).
            Tujuan dibentuknya kronologi dalam sejarah adalah gar penyusunan berbagai peristiwa sejarah dalam periodesasi tertentu tidak tumpang tindih atau rancu dengan metode lainnya. Kronologi sejarah berarti sesuai dengan urutan waktu kejadian dari peristiwa sejarah tersebut sehinggah tidak berlangsung melopat – lompat. Walaupun demikian, susunan kejadian berdasarkan urutan waktu tersebut harus tetap berkesinambungan dan menunjukan kausalitas  ( sebab – akibat ). Penyusunan peristiwa berdasarkan  urutan waktu tanpa adannya hubungan sebab – akibat dinamakan kronik, bukan sebagai sejarah.
B. Berpikir Sejarah Diakronik
             Diakronik berasal dari kata diachronich  yang terdiri atas dua kata, yaitu “ dia “ dalam bahasa latin artinnya melalui/ melampaui dan “ chronicus “ yang  artinya  waktu atau “ khronos “  yang  artinnya perjalanan waktu. Diakronis, artinnya memanjang dalam waktu, tetapi terbatas dalam ruang. Dengan demikian, diakronik dapat diartikan sebagai suatu peristiwa yang berhubungan dengan peristiwa – peristwa  sebelumnya  dan tidak berdiri sendiri atau timbul secara tiba – tiba.
               Berpikir diakronik adalah berpikir kronologis ( urutan ) dalam menganalisis sesuatu. Kronologi dalam peristiwa sejarah dapat membantu merekontruksi kembali suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu secara tepat. Selain itu, kronologi dapat juga membantu untuk membandingkan kejadian sejarah dalam waktu yang sama tempat berbeda.
               Mengurutkan peristiwa – peristiwa sejarah sesuai dengan  waktu terjadinnya adalah untuk memprmudah kita dalam melakukan rekontruksi terhadap smua peristiwa masa lalu  degan tepat. Kronologi juga membantu kita agar dengan mudah dapt membandingkan peristiwa sejarh yang terjadi disutu tempat yang berbeda, tetapi dalam waktu yang sama.
                 Sejarah itu ilmu diakronik yang mementingkan proses. Sejarah akan membicarakan sesuatu peristiwa tertentu yang terjadi pada suatu tempat tertentu sesuai dengan urutan waktu terjadinnya. Dengan pendekatan diakronik, sejarah berupannya menganalisis perubahan suatu peristiwa dari waktu ke waktu yang  memungkinkan seseorang untuk  menilai bahwa perubahan itu terjadi sepanjang masa. Sejarawan akan mengunakan pendekatan diakronik untuk menganalisis  dampak perubahan variabel pada sesuatu sehingga memungkinkan sejarawan untuk menafsirkan mengapa keadaan tertentu berkembang dan berkelanjutan.
              Konsep diakronik melihat bahwa peristiwa dalam sejarah mengalmi perkembangan dan bergerak sepanjang masa. Melalui proses inilah, manusia dapat melakukan perbandingan dan mmelihat perkembangan sejarah kehidupan masyarakatnya dari zaman ke zaman berikutnya.
        Dalam diakronik perlu dicermati hal berikut :
1.Dalam konsep berpikir diakronik, mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi waktu.
2. Konsep berpikir diakronik memandang masyrakat sebagai suatu yang terus bergerak  dan memiliki hubungan kausalitas atau sebab akibat.
3. Menguraiakan proses trnsformasi yang terus berlangsung dari waktu ke waktu masyarakat secara berkesinambungan.
4. Menguraikan kehidupan masyarakat secara dinamis.
5. Digunakan dalam ilmu sejarah.
C. Berpikir Sejarah Sinkronik
               Sinkronik,  artinnya  meluas dalam ruang , teapi terbatas dalam waktu.Sinkronik bisa menggunakan pendekatan ilmu – ilmu sosial lain.Lebih lengkapnya dapat dijelaskan bahwa konsep sinkronik dalam sejarah adalah bagaimana mempelajari atau mengkaji, pola – pola , gejala, dan karakter dari sebuah peristiwa sejarah pada masa tertentu.
             Secara umum sinkronik mempunyai ciri – ciri sebaga berikut :mengkaji peristiwa sejarah yanng terjadi pada masa tertentu; menitikberatkkan kajian peristiwa pada pola – pola, gejala, dan karakter; bersifat horizontal; tidk ada konsep perbandingan ; cakupan kajian lebih sempit; kajiaanya sangat sistematis ; serta sifat kajian lebih serius dan mendalam.
                Ilmu sejarah dan ilmu – ilmu sosial ini saling berhubungan. Dengan berpikir sinkronik, ilmu sejarah berusaha menu njukan korelasi antra satu ilmu ( sejarh ) dengan berbagai ilmu – ilmu sosial lainnya.
        Adapun dalam cara berpikir sinkronik perlu dicermati hal – hl berikut .
1.Kerangka berpikir sinkronik mengamati kehidupan sosial secara luas berdimensi ruang.
2. Konsep berpikir sinkronik memandang kehidupan masyarakat sebagai sebuah sistem yang tersetruktur dn saling berkaitan diantara unit yang ada.
3. Mengurikan kehidupan masyarakat secara deskriftif dengan menjelaskan bagian per bagian.
4.  Menjelaskan stuktur dan fugsi dari setiap unit dalam kondisi statis.
5. Digunakan oleh ilmu sosial, seperti geografi , sosiologi , politik , ekonomi, antropologi , dan arkeologi.
        
KESIMPULAN       
            Berpikir biapronik adalahberpikir kronologis (rutan) dalam menganalisis sesuatu. Kronologis adalah catatan kejadian – kejadian yang di urutkan sesuai dengan waktu kejadiannya. Kronologi dalam peristiwa sejarah dapat membantu erekrontruksi kembali suatu pristiwa berdasarkan urutan waktu secara tepat, selain itu dapat juga membantu untuk membandingkan kejadian sejarah dalam waktu yang sama di tempat berbeda yang terkait peristiwanya.
            Singkronik, artinya meluas dalam ruang, tetapi terbatas dalam waktu. Pendekatan singkronik biasa di gunakan dalam ilmu – ilmu sosisal. Singkronik lebih menekankan pada struktur, artinya meluas dalam ruang.

DAPTAR PUSTAKA
Buku siswa aktif dan kreatif belajar sejarah kelas x halaman 33-39                  

BERPIKIR SEJARAH


NAMA GURU PEMBIMBING
ABDULLAH,S.Pd
Nama Kelompok: 
1. Intan tria Permadani
2. Kasiati
3. Desi Rahma fitri


A.Periodisasi dan kronolagi sejarah

1. Periodisasi merupakan sebuah proses perjalanan waktu yang sangat luas dan panjang areanya dalam rentang waktu itulah,periodisasi dapat diartikan sebagai pembabakan waktu yang digunakan untuk berbagai peristiwa.
Dalam sejarah juga mengenal istilah periodisasi yang bertugas membuat krasifikasi dari peristiwa-peristiwa sejarah dalam tahap-tahap dan pembabakan tertentu. Dalam berpikir sejarah adapun menurut SARTONO KARTODIJIRO periodisasi adalah derajat integrasi yang tercapai di Indonesia pada masa lampau.secara umum periodisasi sejarah Indonesia di kelompokan beberapa zaman yaitu, sebagai berikut.
     A.Prasejarah/Praaksara (zaman batu dan zaman logam)
     B.Masuk dan berkembangannya pengaruh oleh budaya Hindu-Buddah
     C.Masuk berkembangan islam
     D.Zaman kononial
     E.Zaman penduduk jepang
     F.Revolusi kemerdekaan
     G.Masa orde lama
     H.Masa orde baru
     I.Masa reformasi.

Pada abad yang mempunyai watak-watak tertentu seperti abad ke-18 dan abad ke-19 cellarius membagi sejarah barat atas tiga periode, yaitu zaman kuno,zaman pengetahuan, dan zaman modern.dalam sejarah ini ada dibagi menjadi beberapa bagian yang pertama yaitu, sebagai berikut.
  1. CARA BERPIKIR DIAKRONIK ini adalah cara berpikir yang memanjang didalam waktu tetapi terbatas di dalam ruang.cara berpikir ini lebih bercenderung kepada dominasi waktu di dalam ruang dengn cara berpikir sejarah.
  2. CARA BERPIKIR SINKRONIK ini adalah cara berpikir dengan cara berpikir yang memanjang di dalam ruang namun terbatas di dalam waktu. Cara berpikir ini dapat diartikan sebagai menekakan pada berbagai aspek yang terjadi dimasa lampau.
  3. CARA BERPIKIR KRONOLOGI ini adalah cara berpikir dengan cara mengutamakan catatan kejadian untuk merekonstruksi peristiwa di masa lampu dari awal suatu kejadian sehingga akhir dari suatu peristiwa.
  4. CARA  BERPIKIR PERIODISASI ini adalah cara berpikir yang melakukan pembabakan sejarah berdasarkan peristiwa sejarah yang memiliki ketekaitan dalam kurun waktu yang bertingkat.
Kronologi sejarah tanpa konsep kronologi ini penyusunan peristiwa sejarah akan mengalami keracunan dan khawatirkan.kronologi berarti sesuai dengan urutan waktu,lompat ururan waktunya atau bahkan berbalik urutan waktunya (anekronik).kronik adalah peristiwa-peristiwa sejarah yang diceritakan dan disusun berdasarkan urutan kejadian tanpa memberi penjelasan hubunga sebab akibat antara peristwa.peristiwa tersebut dapat disusun berdasarkan urutan kejadian.
             KRONOLOGI SEJARAH INDONESIA
TAHUN 0 MASA KUTAI TARUMANEGARAM
TAHUN 600 MASA SRIWIJAYA SINGOSARI
TAHUN 1.300 MASA MAJAPAHIT
TAHUN 1.500 MASA KERAJAAN ISLAM
TAHUN 1.700 ZAMAN KOMPEN (VOC)
TAHUN 1.808 ZAMAN ENGLISH GORERMENT
TAHUN 1.811 ZAMAN NEDERLANDS
TAHUN 1.942 ZAMAN NIPPON
TAHUN 1945 SEKARANG SAMPAI REPUBLIK INDONESIA.
            Tujuan dibuatnya kronologi dalam sejarah adalah agar penyusunan berbagai peristiwa sejarah dalam periodisasi tertentu tidak tumpang tindih atau rancu dengan metode lainnya.

  
DAFTAR PUSTAKA
buku lintas minat sejarah, berpikir sejarahh

Jawaban Eksplorasi Konsep - Modul 1.2 Abdullah, S.pd CGP Angkatan 11

1. Manakah dari nilai-nilai Guru Penggerak yang dikuatkan setelah Bapak/Ibu memahami teori pilihan dan motivasi intrinsik? Nilai-nilai yang ...