PRAMUKA

SMAN3 BANGKO PUSAKO

SMAN3 BANGKO PUSAKO

JLN LINTAS RIAU SUMUT KM 3 BANGKO PUSAKO

Kamis, 24 Januari 2019

PERADABAN AWAL AFRIKA




PERADABAN AWAL AFRIKA


GURU PEMBIMBING :
ABDULLAH, S.Pd

OLEH KELOMPOK ASAL JADI :
-        NOVITA SARI
-        RAHMI PUTRIYANI
-        YUNDA MAI ZAHRA
-        AYU ANDIRA
-        AYSI MARYAM
-        ADE MILANDA
-        YESSY MAHARANI

KELAS : X IPS 1


SMA NEGERI 3 BANGKO PUSAKO
KEC. BANGKO PUSAKO
KAB. ROKAN HILIR
RIAU
TP. 2018/2019

BAB I

PENDAHULUAN

A. latar belakang
Letak geografis Mesir di Afrika Utara, walaupun Semenanjung Sinai adalah dalam Asia Barat daya. Negara ini mempunyai pesisir pantai yaitu Laut Mediterranean dan Laut Merah; berbatasan dengan Libya bagian barat, Sudan dibagian selatan, Semenanjung Gaza, Palestin danIsrael bagian timur. Mesir Kuno terbagi atas dua kerajaan, yang dikenal sebagai Mesir Hulu dan Mesir Hilir.Berlainan dengan kebiasaan, Mesir Hulu (Upper Egypt) terletak di selatan dan Mesir Hilir (Lower Egypt) di utara, dinamakan sungai Nil. Sungai Nil mengalir ke utara dari titik selatan ke Mediterranean. Sungai Nil, yang merupakan tumpuan penduduk negara tersebut telah menjadi sumber kehidupan bagi kebudayaan Mesir sejak kebudayaan Naqada dan Zaman Batu. Kedua kerajaan membentuk Kemet ("tanah hitam"), Gurun dikenal sebagai Deshret ("tanah merah"), menurut Herodotus: "Mesir merupakan negara tanah hitam. Kita ketahui bahawa Libya mempunyai tanah lebih merah." (Histories, 2:12). Tetapi Herodotus turut menyatakan "Colchians adalah penduduk Mesir. Berdasarkan fakta bahwa mereka berkulit hitam dan mempunyai rambut keriting (wooly hair)." (Histories Book 2:104), dan Champollion yang lebih muda (yang mendikripsi Batu Rosetta) dalam Expressions et Termes Particuliers (Expression of Particular Terms) mendakwa baawa Kemet sebenarnya tidak merujuk kepada tanah, tetapi kepada penduduk negro dalam ertikata "Negara Hitam - (Black Nation)".

B. Rumusan Masalah
Ø Menjelaskan pengertian peradaban mesir kuno dan pencapaian-pencapaiannya.
Ø Bagaimana Pembagian Kerajaan Mesir Tua, Tengah, dan Mesir Baru.
Ø Menjelaskan bagaimana pemerintahan dan  ekonomi di Mesir Kuno.
Ø Menjelaskan tentang Budaya dan peninggalan Bangsa Mesir Kuno,
Ø Bagaimana dengan sistem Agama dan kepercayaan Bangsa Mesir Kuno dan
Ø Menjelaskan bangsa dan bahasa Mesir Kuno

C. Tujuan Dan Maanfaatnya
 Tujuan dan manfaat mempelajari pelajaran sejarah tentang Mesir Kuno ini adalah bagaimana kita bisa mengetahui sejarahnya, tentang keadaan pemerintahan maupun ekonominya, dan kita bisa mengetahui tetang bagaimana budaya, dan peninggalan Bangsa Mesir Kuno serta kita bisa mengetahui sistem agama dan kepercayaan yang bagiman di anut di Mesir Kuno tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

PERADABAN PERKEMBANGAN AWAL KEHIDUPAN DI AFRIKA”

            Afrika merupakan benua terbesar kedua di dunia dan juga menjadi benua dengan penduduk terbanyak dengan sepertujuh populasi dunia setelah Asia. Afrika juga sering dikenal sebagai benua hitam karena mayoritas penduduknya memanglah dari ras negroid yang berkulit hitam akan tetapi bukan berarti kata Afrika tersebut bermakna hitam. Kata Afrika diketahui berasal dari bahasa latin yaitu Africa terra yang berarti tanah afri (bentuk jamak dari “Afer”). Sementara kata Afer ini berasal dari bahasa Fenisia yaitu Afar yang berarti debu, atau juga dari suku Afridi yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago, atau juga dari bahasa Yunani yaitu Aphrike yang berarti tanpa dingin.
Dari semua asal kata tersebut Afrika secara sejarahnya diketahui bahwa merupakan tempat tinggal manusia yang paling awal dan dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lainnya. Dari hal itu, maka Afrika merupakan tempat yang dimana terjadinya garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman pada tujuh juta tahun yang lalu. Sehingga Afrika merupakan satu-satunya benua yang ditinggali nenek moyang manusia hingga sekitar dua juta tahun lampau ketika Homo Erectus berkembang keluar Afrika menuju Eropa dan Asia yang kemudian dari benua-benua tersebut mereka mengalami evolusi yang berlainan dan menjadi spesies yang berbeda dan berakhir menjadi Homo Sapiens.
Dengan adanya hal tersebut tentunya Afrika mempunyai jejak sejarah yang cukup panjang dengan mulai munculnya beberapa peradaban-peradaban kuno yang mengawali dari kehidupan manusia yang bahkan juga merupakan salah satu dari peradaban kuno tertua di dunia. Peradaban-peradaban tersebut yaitu peradaban Kartago yang sekarang menjadi Tunisia yang terletak di Afrika Utara, Aksum yang sekarang menjadi Ethiopia, Khus yang sekarang menjadi Sudan, Peradaban kerajaan-kerajaan dagang di Afrika Barat (Ghana, Mali, Sohai), dan juga Benin yang berada di Afrika Tengah.

1. SISTEM KEPERCAYAAN
Kepercayaan bangsa Mesir bersifat politeisme. Dewa-dewa yang disembah bangsa Mesir, antara lain, Dewa Amon-Ra (Dewa Bulan Matahari), Dewa Osiris (Dewa Pengadilan di Akhirat), dan Dewa Isis (Dewa Sungai). Mereka juga percaya bahwa jiwa seseorang yang mati akan tetap hidup selama jasadnya masih tetap- utuh. Untuk itu, mayat dibalsem atau diawetkan yang disebut mummi.

2. SISTEM PEMERINTAHAN
Sebagai kawasan yang berbasis pertanian besar, Mesir Kuno dipimpin oleh seorang Firaun. Di daerah-daerah terdapat 20 provinsi yang masing-masing dipimpin oleh seorang gubernur.
Firaun Mesir Kuno berperan sebagai Raja Dewa (God Kings). Baru pada tahun 2133 SM, Firaun hanya diakui sebagai "keturunan dewa" saja. Pada mulanya, Mesir terbagi menjadi dua, yaitu Mesir Bawah (Hilir/Utara) dengan ibu kota di Memphis dan Mesir Atas (Hulu/Selatan) dengan ibu kota di Thebe. Sejak Firaun Menes dari Wangsa I (3100-2890 SM) berkuasa, kedua Mesir dapat disatukan. Penyatuan ini ditandai dengan mahkota yang dikenakan Menes berupa mahkota bersusun dua. Pehyatuan Menes ini oleh penerusnya dikembangkan dengan ekspansi ke Sudan, Nubia dan Libya.
Pada masa kekuasaan Wangsa lll (2686-2613 SM), pemerintahan dipegang oleh Firaun Joser. Saat itu, Mesir berhasil menguasai daerah Nubia Hilir.
Pada masa pemerintahan Wangsa IV (2613-2494 SM), ada beberapa Firaun yang menonjol di antaranya Khufu, Khafre, dan Menkaure. Pada waktu itu, Mesir berperang dengan Nubia dan Libya. Pada tahun 1674-1567 SM, Mesir diserang dan dikuasai oleh bangsa Hyksos.
Selanjutnya Ahmosis I dari Wangsa XVIII (1567-1320 SM) berhasil mengusir bangsa Hyksos dan mengembalikan kemerdekaan dan kejayaan Mesir. Firaun Thutmosis lll memperluas kekuasaan Mesir sampai dengan tepi Sungai Eufrat.
Pada masa pemerintahan Wangsa XX (1200 SM), kejayaan Mesir perlahan-lahan mulai pudar. Beberapa jajahan Asia melepaskan diri, bahkan tahun 524~04 SM, Mesir dikuasai oleh Persia. Pada masa pemerintahan Wangsa XXVII (404-398 SM) bangsa Persia dapat diusir dari Mesir dengan bantuan Yunani.
Pada tahun 332 SM, Alexander Macedonia menyerbu ke Asia dan Mesir. Sejak itu Mesir dikuasai Yunani sampai dengan pemerintahan Wangsa Ptolomaeus (dengan rajanya yang terkenal, Cleopatra). Mesir jatuh ke tangan Romawi pada tahun 30 SM.

3. STRATIFIKASI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT MESIR
1. Administrasi dan perdagangan
 Firaun adalah raja yang berkuasa penuh atas negara dan, setidaknya dalam teori, memiliki kontrol atas semua tanah dan sumber dayanya. Firaun juga merupakan komandan militer tertinggi dan kepala pemerintahan, yang bergantung pada birokrasi pejabat untuk mengurusi masalah-masalahnya. Yang bertanggung jawab terhadap masalah administrasi adalah orang kedua di kerjaan, sang wazir, yang juga berperan sebagai perwakilan raja yang mengkordinir survey tanah, kas negara, proyek pembangunan, sistem hukum, dan arsip-arsip kerajaan. Di level regional, kerajaan dibagi menjadi 42 wilayah administratif yang disebut nome, yang masing-masing dipimpin oleh seorang nomarch, yang bertanggung jawab kepada wazir.

2. Status social
Masyarakat Mesir Kuno ketika itu sangat terstratifikasi dan status sosial yang dimiliki seseorang ditampilkan secara terang-terangan. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, namun demikian hasil pertanian dimiliki dan dikelolah oleh negara, kuil, atau keluarga ningrat yang memiliki tanah. Petani juga dikenai pajak tenaga kerja dan dipaksa bekerja membuat irigasi atau proyek konstruksi menggunakan sistem corvée. Seniman dan pengrajin memiliki status yang lebih tinggi dari petani, namun mereka juga berada di bawah kendali negara, bekerja di toko-toko yang terletak di kuil dan dibayar langsung dari kas negara. Juru tulis dan pejabat menempati strata tertinggi di Mesir Kuno, dan biasa disebut "kelas kilt putih" karena menggunakan linen berwarna putih yang menandai status mereka. Perbudakan telah dikenal, namun bagaimana bentuknya belum jelas diketahui. Mesir

3. Sistem hukum
Sistem hukum di Mesir Kuno secara resmi dikepalai oleh firaun yang bertanggung jawab membuat peraturan, menciptakan keadilan, serta menjaga hukum dan ketentraman, sebuah konsep yang disebut masyarakat Mesir Kuno sebagai Ma'at. Meskipun belum ada aturan hukum yang ditemukan, dokumen pengadilan menunjukkan bahwa hukum di Mesir Kuno dibuat berdasarkan pandangan umum (common-sense) tentang apa yang benar dan apa yang salah, serta menekankan cara untuk membuat kesepakatan dan menyelesaikan konflik. Dewan sesepuh lokal, yang dikenal dengan nama Kenbet di Kerajaan Baru, bertanggung jawab mengurus persidangan yang hanya berkaitan dengan permasalahan-permasalahan kecil. Kasus yang lebih besar termasuk di antaranya pembunuhan, transaksi tanah dalam jumlah besar, dan pencurian makam diserahkan kepada Kenbet Besar yang dipimpin oleh wazir atau firaun. Penggugat dan tergugat diharapkan mewakili diri mereka sendiri dan diminta untuk bersumpah bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya. Dalam beberapa kasus, negara berperan baik sebagai jaksa dan hakim, serta berhak menyiksa terdakwa dengan pemukulan untuk mendapatkan pengakuan dan nama-nama lain yang bersalah.

4. Pertanian
Kondisi geografi yang mendukung dan tanah di tepi sungai Nil yang subur membuat bangsa Mesir mampu memproduksi banyak makanan, dan menghabiskan lebih banyak waktu dan sumber daya dalam pencapaian budaya, teknologi, dan artistik. Pengaturan tanah sangat penting di Mesir Kuno karena pajak dinilai berdasarkan jumlah tanah yang dimiliki seseorang. Pertanian di Mesir sangat bergantung kepada siklus sungai Nil. Bangsa Mesir mengenal tiga musim: Akhet (banjir), Peret (tanam), dan Shemu (panen). Musim banjir berlangsung dari Juni hingga September, menumpuk lanau kaya mineral yang ideal untuk pertanian di tepi sungai. Setelah banjir surut, musim tanam berlangsung dari Oktober hingga Februari. Petani membajak dan menanam bibit di ladang. Irigasi dibuat dengan parit dan kanal. Mesir hanya mendapat sedikit hujan, sehingga petani sangat bergantung dengan sungai Nil dalam pengairan tanaman. Dari Maret hingga Mei, petani menggunakan sabit untuk memanen. Selanjutnya, hasil panen diirik untuk memisahkan jerami dari gandum.

5. Hewan
Bangsa Mesir percaya bahwa hubungan yang seimbang antara manusia dengan hewan merupakan elemen yang penting dalam susunan kosmos; maka manusia, hewan, dan tumbuhan diyakini sebagai bagian dari suatu keseluruhan. Hewan, baik yang didomestikasi maupun liar, merupakan sumber spiritualitas, persahabatan, dan rezeki bagi bangsa Mesir Kuno. Sapi adalah hewan ternak yang paling penting; pemerintah mengumpulkan pajak terhadap hewan ternak dalam sensus-sensus reguler, dan ukuran ternak melambangkan martabat dan kepentingan pemiliknya. Selain sapi, bangsa Mesir Kuno menyimpan domba, kambing, dan babi.

6. Sumber daya alam
Mesir kaya akan batu bangunan dan dekoratif, bijih tembaga dan timah, emas, dan batu-batu semimulia. Kekayaan itu memungkinkan orang Mesir Kuno untuk membangun monumen, memahat patung, membuat alat-alat, dan perhiasan. Pembalsem menggunakan garam dari Wadi Natrun untuk mumifikasi, yang juga menjadi sumber gypsum yang diperlukan untuk membuat plester. Batuan yang mengandung bijih besi dapat ditemukan di wadi-wadi gurun timur dan Sinai yang kondisi alam yang tidak ramah. Membutuhkan ekspedisi besar (biasanya dikontrol negara) untuk mendapatkan sumber daya alam di sana. Terdapat sebuah tambang emas luas di Nubia, dan salah satu peta pertama yang ditemukan adalah peta sebuah tambang emas di wilayah ini.

4. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
a.   Arsitektur
Dari peninggalan bangunan-bangunan yang masih bisa disaksikan sampai sekarang menunjukkan bahwa bangsa Mesir telah memiliki kemampuan yang menonjol di bidang matematika, geometri dan arsitektur. Peninggalan bangunan Mesir yang terkenal adalah piramida dan kuil yang erat kaitannya dengan kehidupan keagamaan. Piramida dibangun untuk tempat pemakaman Firaun.Arsitek terkenal pembuat piramida adalah Imhotep.Bangunan ini biasanya memiliki kamar bawah tanah, pekarangan dan kuil kecil di bagian luarnya. Tiang-tiang dan dindingnya dihiasi dengan hiasan yang indah.Di bagian dalam terdapat lorong-lorong, lubang angin dan ruang jenazah raja. Di depan piramida terdapat spinx yaitu patung singa berkepala manusia. Fungsi spinx adalah penjaga piramida. Piramida terbesar adalah makam raja Cheops, yang tingginya mencapai 137 meter di Gheza. Selain Cheops, di Gheza juga terdapat piramida Chefren dan Menkaure.
b. Tulisan dan Aksara
Masyarakat Mesir mengenal bentuk tulisan yang disebut Hieroglyph berbentuk gambar.Tulisan Hieroglyph ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk maupun daun papirus.Huruf Hieroglyph terdiri dari gambar dan lambang berbentuk manusia, hewan dan benda-benda.Setiap lambang memiliki makna.Tulisan Hieroglyph berkembang menjadi lebih sederhana kemudian dikenal dengan tulisan hieratik dan demotis.Tulisan hieratik atau tulisan suci dipergunakan oleh para pendeta.Demotis adalah tulisan rakyat yang dipergunakan untuk urusan keduniawian misalnya jual beli. Huruf-huruf Mesir itu semula menimbulkan teka-teki karena tidak diketahui maknanya.Secara kebetulan pada waktu Napoleon menyerbu Mesir pada tahun 1799 salah satu anggota pasukannya menemukan sebuah batu besar berwarna hitam di daerah Rosetta. Batu itu kemudian dikenal dengan batu Rosetta memuat inskripsi dalam tiga bahasa.Pada tahun 1822 J.F. Champollion telah menemukan arti dari isi tulisan batu Rosetta dengan membandingkan tiga bentuk tulisan yang digunakan yaitu Hieroglyph, Demotik dan Yunani.

c. Astronomi
Masyarakat Mesir mula-mula membuat kalender bulan berdasarkan siklus (peredaran) bulan selama 291/2 hari.Karena dianggap kurang tetap kemudian mereka menetapkan kalender berdasarkan kemunculan bintang anjing (Sirius) yang muncul setiap tahun. Mereka menghitung satu tahun adalah 12 bulan, satu bulan 30 hari dan lamanya setahun adalah 365 hari yaitu 12 x 30 hari lalu ditambahkan 5 hari. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Penghitungan ini sama dengan kalender yang kita gunakan sekarang yang disebut Tahun Syamsiah (sistem Solar). Penghitungan kalender Mesir dengan sistem Solar kemudian diadopsi (diambil alih) oleh bangsa Romawi menjadi kalender Romawi dengan sistem Gregorian. Sedangkan bangsa Arab kuno mengambil alih penghitungan sistem lunar (peredaran bulan) menjadi tarik Hijriah.

d. Pengobatan
Praktek penguburan Mesir kuno yang melibatkan pembalseman, memang tidak melibatkan pengetahuan rinci tentang anatomi manusia. Namun demikian, obat-obat orang Mesir telah memperoleh reputasi yang sangat baik di Dunia Kuno.
Dokter Mesir kuno bisa menjahit luka, memperbaiki tulang yang patah dan mengamputasi anggota badan yang terinfeksi. Pemotongan yang dibalut oleh daging mentah, linen, dan penyeka direndam dengan madu. Opium juga digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit. Bawang dan bawang putih digunakan sebagai makanan kesehatan dalam diet mereka.
Dekat dengan sungai Nil berarti bahwa akan banyak penyakit yang terbawa air, seperti malaria misalnya. Penyakit umum lainnya termasuk tekanan fisik yang disebabkan dari beban kehidupan kerja. Naas-nya, harapan hidup mereka hanya dikisaran antara 30 (wanita) dan 35 (pria). bahkan sekitar sepertiga dari bayi yang lahir di Mesir tidak pernah mencapai usia dewasa.


BAB III
PENUTUP


1. Kesimpulan
Mesir Kuno terbagi atas dua kerajaan, yang dikenal sebagai Mesir Hulu dan Mesir Hilir.Berlainan dengan kebiasaan, Mesir Hulu (Upper Egypt) terletak di selatan dan Mesir Hilir (Lower Egypt) di utara, dinamakan sungai Nil. Pembagian kerajaan Mesir dibagi menjadi tiga bagian yaitu Kerajaan Mesir Tua (2660 – 2180 SM), Kerajaan Mesir Baru (1570 - 1075 SM), Kerajaan Mesir Tengah (1640 – 1570 SM). Kerajaan Mesir Tua disebut jaman piramida karena pada masa inilah dibangun piramida-piramida terkenal misalnya piramida Sakarah dari Firaun Joser. Piramida di Gheza adalah makam Firaun Cheops, Chifren dan Menkawa.Kerajaan Mesir Tengah dikenal dengan tampilnya Sesotris III.Ia berhasil memulihkan persatuan dan membangun kembali Mesir.  Sesudah diduduki bangsa Hyksos, Mesir memasuki jaman kerajaan baru atau jaman imperium.Disebut jaman imperium karena para Firaun Mesir berhasil merebut wilayah/daerah di Asia barat termasuk Palestina, Funisia dan Syria. Raja-raja yang memerintah jaman Mesir Baru antara lain: Ahmosis I, Thutmosis I,Thutmosis III, Amen Hotep IV Ramses II. Ada beberapa jenis peninggalan pada jaman Mesir Kuno seperti tulisan, kalender, Seni Bangunan (Arsitektur).

2. Saran
Setelah memahami isi makalah ini penulis berharap para pembaca bisa memahami perkembangan peradaban kerajaan Mesir Kuno, dari Kerajaan Mesir Tua, Kerajaan Mesir Tengah, dan Kerajaan Mesir Baru. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna.Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan agar kedepan bisa menyusun makalah lebih baik lagi.Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

PERADABAN AWAL DI ASIA


nama kelompok 2 : Masna Rindi Atika Simanjuntak
                             Herdini Safitri
                             Rahmat Hidayat
                             Devala Aulia
                             Fauzi Permana
guru pembimbing ABDULLAH,S.Pd
                       
         PERADABAN AWAL DI ASIA

        1.Peradaban di india
             Daerah india merupakan salah satu tempat munculnya peradaban tertua didunia khususnya di asia. Daerah india merupakan suatu jazirah benua asia yang disebut dengan nama anak benua.Disebalah utara daerah india terbentang pegunungan himalaya yang menjadi pemisah india dengan daerah lainnya diasia.
            Antara pegunungan himalaya dan hindu kush terdapat celah kaibar. Celah kaibar  inilah yang dilalui oleh masyarakat india untuk menjadi hubungan dengan daerah daerah lain diasia. Ditengah tengah daerah india terdapat pegunungan windya. Pegunungan ini membagi india menjadi dua bagian,yaitu india utara dan india selatan. Pada daerah india bagian utara mengalir sungai shindu (indus),gangga,yamuna dan brahma putra.Daerah itu merupakan daerah yang subur sehingga sangat padat penduduknya.Didaerah itu pula muncul pusat peradaban awal diasia,yaitu peradaban lembah sungai indus dan lembah sungai gangga.

        2.Peradaban lembah sungai kuning (cina kuno)
              Sejarah tertua dicina dimulai dari muara sungai kuning (hwang-ho,yang sekarang bernama huang he). Wilayah sekarang yang sekarang bernama cina, pada zaman dahulu disebut chung-kuo (negara tengah). Mereka menyebut chung-khuo karena mereka yakin bahwa negerinya terletak di tengah tengah dunia. Penduduknya pun disebut chung hwa (warga negara negara tengah).Dikawasan cina ini mengalir dua sungai besar yaitu sungai hwang-ho (sungai kuning) dan sungai yang tse (yang sekarang bernama chiang jiang). Pada daerah daerah inilah pertama kalinya tumbuh kebudayaan cina.tetapi kenyataannya kebudayaan cina hanya tunggu dan berkembang didaerah lembah sungai kuning (hwang-ho).
              Tumbuh dan berkembangnya kebudayaan cina dilembah sungai hwang ho didukung oleh beberapa faktor sebagai berikut:
   
         a.   Air sungai hwang ho membeku pada musim dingin,sehingga sulit bagi masyarakat cina melaksanakan aktifitas kehidupannya.
         b.   Ketika musim semi tiba,salju salju mencair dan menimbulkan air bah serta menggenangi dataran rendah yang amat luas.
    
              Keadaan tersebut dihadapi oleh masyarakat cina dengan membuat tanggul raksasa.sungai hwang ho disebut sungai kuning,karena air yang mengalir berwarna kuning.Dilembah sungai hwang ho yang subur ini, pada tahun 2500 SM,tumbuh peradaban manusia yang didukung oleh bangsa HAN.Bangsa tersebut merupakan campuran ras mongoloid dengan ras kaukasoid.Menurut cerita,pada sekitar 1600-1800 SM dilembah sungai hwang ho telah berdiri pemerintahan dinasti hsia dengan dasar budaya perunggu,tetapi masyarakatnta belum mengenal tulisan.

          3.Peradaban lembah sungai eufrat dan tigris (mesopotamia)
                Peradaban mesopotamia berkembang dilembah sungai eufrat dan tigris.wilayah peradaban ini sekarang menjadi bagian dari negara irak.Istilah mesopotamia berasal dari bahasa yunani,yaitu mesos artinya tengah dan potamos artinya sungai.Peradaban ini pada awalnya dibangun oleh bangsa sumer dan semit.Peradaban mesopotamia hidup dari sektor pertanian dengan sistem irigasinya yang sudah tertata rapi.Peradaban mesopotamia banyak meninggalkan hasil kebudayaan seperti:sistem kepercayaannya,hukum,ilmu pengetahuan dan tulisan.hasil peradaban tersebut berasal dari kebudayaan sumeria, akkad,babylonia,dan assyria.

        DAFTAR PUSTAKA
a.   sumber buku
Boehari.2012.melacak sejarah kuno insonesia lewat prasasti.jakarta:Kpg
Chau ming.1994.mengenal beberapa aspek filsafat konfusianisme,taoisme,dan buddhisme,jilid
      III.Jakarta:sasana.
Coupe,sheena dan barbara scanlan.1993.history begins:A Global History Of The Ancient World.
      New York:Longman.      


Senin, 14 Januari 2019


“SEJARAH”
‘’peradaban awal amerika’’


Guru Pembimbing :
Abdullah

Disusun Oleh
Kelompok 5:
-Erni Hardiyanti
-Maisyitoh Khoirunnisa Hakim
-Laila Rahmayani
-Muhammad Fauzan Hakiki
-Putri Ayu Lestari
-Suliwa
-Ria Pribadi

kelas
XI IPS2
SMA Negeri 3 Bangko Pusako
TP. 2018/2019

Peradaban Awal Amerika

Benua amerika terdiri atas bagian utara, bagian tengah dan bagian selatan, ketiga bagian itu menjadi satu oleh rangkaian pegunungan tinggi yang menjulur dari utara keselatan. Pada masa sebelum kedatangan bangsa eropa di benua amerika, telah terdapat penduduk asli. Di amerika didiamin bangsa indian. Di perkirakan mereka berasal dari kawasan asia yang masuk amerika dengan menyeberangi selat behring, pada abad pertama masehi di amerika telah berkembang kebudayaan tua yang maju  dan berlangsung terus hingga kedatangan bangsa spanyol pada abad 16 masehi.
            Adapun peradaban kuno yang maju tersebut  dapat diuraikan sebagai berikut:
1.peradaban maya (300 M- 1500 M)

Peradaban Maya adalah sebuah peradaban di Mesoamerika yang dibangun oleh bangsa Maya. Peradaban ini dikenal akan aksara hieroglifnya dan juga seni rupa, arsitektur, matematika, kalender, dan keahlian astronominya. Peradaban Maya berkembang di wilayah Meksiko tenggara, seluruh wilayah Guatemala dan Belize, serta bagian barat Honduras dan El Salvador. Kawasan ini terdiri dari dataran rendah di Semenanjung Yukatan di utara dan dataran tinggi Sierra Madre yang terbentang dari negara bagian Chiapas di Meksiko hingga Guatemala selatan dan El Salvador, serta dataran rendah di wilayah pesisir Samudra Pasifik di selatan.
a.      Letak dan kondisi geografis
Bangsa maya menempati wilayah meksiko tengah, mereka terkenal sebagai bangsa yang cerdas, karena dapat menciptakan sistem pemerintahan yang terorganisasi dengan baik, kekaisaran maya pada masa kejayaannya (250-900M) membentang dari utara, yaitu dari semenanjung yukatan di meksiko, sampai di peten, guetamala. Kekaisaran maya mencakup banyak negara merdeka, seperti palenque, copan, tikal, chichen, itza dan uxmal.

b.kondisi sosial-politik
Mampu menciptakan pemerintahan dengan sistem kekaisaran. Setiap kota yang berada dalam wilayah kekuasaan selalu memiliki pemimpin sendiri. Mereka juga mendirikan tempat pemujaan bagi para dewa. Persembahan kurban manusia merupakan bagian dari ritualnya. Tak jarang manusia yang di kurbankan itu dimakamkan dalam kuil tersebut yang umumnya berbentuk mirip piramida di mesir.
C. Kehidupan budaya
1) sistem kepercayaan
Ritual kepercayaan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan bangsa maya, mereka menyembah dewa jaguar atau dewa kucing yang dianggap sebagai penguasa dunia arwah dan simbol keberanian dalam peperangan. Bangsa maya juga menyembah banyak dewa lainnya, Seperti Itzamma, yaitu dewa tulisan yang berwujud  campuran antara manusia dan kera.
2) Ilmu pengetahuan dan teknologi
            Bangsa maya telah memiliki kemampuan dalam bidang astronomi. Mereka menciptakan dua sistem penanggalan, yaitu kalender tahunan dengan jumlah 365 hari pertahun yang di hitung berdasarkan revolusi,  dan penanggalan yang hanya berjumlah 260 hari yang mereka gunakan sebagai kalender suci. Disebut kalender suci karena ditujukan secara khusus untuk meramal, seperti menentukan hari yang tepat sebuah upacara penting, seperti pernikahan dan kelahiran. Kalau anak di lahirkan pada hari yang dianggap sial, upacara pemberian nama akan ditunda kehari yang dianggap baik. Hanya para pendeta yang dianggap memiliki kemampuan untuk menggunakan kalender halaman itu.
            Bangsa maya merupakan bangsa pertama di amerika yang menggunakan huruf hieroglif  untuk menulis. Mereka menulis pada buku yang terbuat dari kulit kayu, memahatnya pada bangunan makam dan pada tiang-tiang batu. Suku maya memiliki kemampuan medis yang mengagumkan. Kesehatan dan praktik penyembuhan dalam suku maya adalah gabungan yang sangat kompleks antara pemikiran, tubuh, agama, rirtual dan ilmu pengetahuan. Praktik penyembuhan suku maya dilakukan oleh orang yang memiliki kemampuan yang di sebut shamans. Shamans adalah dukun atau orang yang dapat menjadi penghubung antara dunia nyata dan dunia arwah. Beberapa tumbuhan yang digunakan dalam bangsa maya untuk menghilangkan rasa sakit adalah: peyote, tembakau,beberapa jenis jamur dan tanaman jenis lain yang menghasilkan effek seperti alkhohol yang dikonsumsi orang zaman sekarang.

Daftar pustaka
Nana supriatna.2017.Aktif dan Kreatif Belajar sejarah.Bandung.grafindo media pratama.(hal 157-158)
https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban_Maya

PERADABAN AWAL EROPA


MATA PELAJARAN                : SEJARAH
NAMA PEMBIMBING            : ABDULLAH S.pd
NAMA KELOMPOK X IPS  2 : TRI JUNIA NINGSIH
                  SURIYANI
                  RETNO PUJIATI
                  PUTRI AYU LESTARI
                  M. FAUZAN HAKIKI
                                               
PERADABAN AWAL EROPA

1.      Peradaban Yunani Kuno

a.       Peradaban Minoa
Bangsa Yunani adalah bangsa pertama yang mempersoalkan hal-hal yang bersifat rasional mengenai keberadaan alam semesta serta posisi laki-laki dan perempuan. Kegigihan mereka untuk berpikir rasional menjadi dasar bagi berkembangnya ajaran filsafat dan ilmu pengetahuan. Pertanyaan mereka mengenai eksistensi manusia dan hubungan masyarakat menjadi dasar bagi berkembangnya ilmu politik.
   Peradaban Yunani bukanlah peradaban pertama di kawasan ini. Sebelumnya telah tumbuh peradaban Pulau Kreta yang dikembangkan oleh bangsa Minoa dan membentukimperium yang berlangsung kuranglebih selama 16 abad (3000-1450 SM). Diperkirakan bahwa peradaban Yunani berasal dari Pulau Kreta.
   Bangsa Minoa adalah bangsa pedagang yang menguasai jalur Laut Aegia dan Laut Tengah sebelah timur. Mereka berdagang dengan bangsa dengan bangsa Mesir dan Suriah. Barang-barang yang diperdagangkan antara lain keramik, tekstil, dan benda-benda logam. Dari kegiatan tersebut terjadilah pertukaran budaya. Mereka juga mengadakan hubungan dagaqng dengan daratan Yunani terutama dengan penduduk yang tinggal di kota Mysenaea. Dari hubungan tersebut, juga terjadipertukaran budaya sehingga kebudayaan Kreta juga menyebar ke daratan Yunani. Walaupun demikian, hubungan damai antara Kreta dan Mysenaea hanya berlangsung selama 200 tahun.

b.      Peradaban Mysenaea
Pada 1450, bangsa Mysenaea berhasil menaklukkan Kreta dan menduduki Istana Cnossuu. Setelah selama 50 tahun menguasai Cnossus, bangsa Mysenaea berhasil meluaskan jaringan dagang ke Laut Aegia, Anatolia (Turki), Siprus, dan Mesir. Kebudayaan Mysenaea menyebar ke daratan Yunani dan seluruh Laut Aegia. Berkat perdagangan dan kemakmuran, peradaban berkembang di kawasan ini.
   Dari 1300-1000 SM terjadi peperangan antarsuku bangsa yang ada di kawasan ini. Kerajaan Mysenaea ditaklukkan oleh suku bansa Doria,Aeolia, dan Ionia. Ketiga bangsa itu merupakan bangsa Hellena yang dianggap nenek moyang bangsa Yunani.runtuhnya kerajaan ini membawa Yunani pada zaman kegelapan yang ditandai dengan kemiskinan, kehancuran, dan kemunduran. Keadaan ini berlangsung dari 1100-800 SM.
   Data sejarah yang kita peroleh hanya dari dua epos karangan Homerus, yaitu Illiad dan Odyssey. Isinya mengenai zaman kegelapan Yunani, zaman perunggu, dan legenda kepahlawanan bangsa Yunani.

c.       Polis dan Sistem Pemerintahannya
1.      Karakteristik Polis
Selama zaman kegelapan (The Dark Age), bangsa Yunani mengembangkan dasar politik pemerintahan berupa polis atau negara kota. Tiga kota terkuat yang berkembang di daratan Yunani adalah Sparta, Athena, dan Thebes.sparta menguasai daerah Laconia dan Messenia, Athena mampu menyatukan sebagian besar semenanjung Attica, dan Thebes berhasil menguasai tanah subur di kawasan Beoetia. Pada abad ke-5 SM, umumnya polis dikelilingi oleh tembok serta memiliki tempat yang berbukit.
2.      Polis Sparta
Sparta merupakan negara kota yang pemerintahannya militer. Polis Sparta mengembangkan sistem pendidikan militer. Pada usia 20 tahun, anak yang telah mendapat pendidikan militer diizinkan untuk kawin dan tinggal di barak-barak militer. Pada usia 30 tahun, mereka diberi tanah serta budak-budak yang mengolahnya.
3.      Polis Athena
Kleisthenes membuat Athena menjadi negara pertama di dunia yang menjalankan pemerintahan demokratis. Pada masa pemerintahan Pericles (461-429 SM), Athena benar-benar mengalami zaman keemasan. Di bidang politik pemerintahan, Athena menjadi guru bangsa Yunani, di bidang seni, Athena mengalami kemajuan pesat.
d.      Kebudayaan dan Peradaban Hellenik
1.      Arsitektur dan Patung
Athena banyak membangun bangunan dan kuil-kuil untuk menghormati dewa-dewa Athena, antara lain parthenon pada 447 SM, propylaea yang merupakan kuil dewa Athena bernama Nike, serta Erechthenion. Parthenon dibangun di atas bukit Kota Athena atau Acropolis merupakan bangunan paling sempurna dan menggambarkan keharmonisan dan keseimbangan hidup manusia di dunia.
2.      Kehidupan Religi atau Kepercayaan
Orang Athena dan bangsa Yunani percaya pada dewa Zeus, Hera, Apollo, Athena, dan dewa-dewa lain. Mereka tidak memiliki kitab suci. Gunung yang paling banyak dihuni dewa-dewa adalah gunung Olympus.untuk menghormati dewa Zeus, setiap 4 tahun diadakan festival dan permainan di kota Olympus.
3.      Ilmu Pengetahuan dan Filsafat
Para pemikir Yunani terkenal yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan filsafat, antara lain Thales (640-546 SM), Heraclitus (500 SM), Pythagoras (590 SM), Democritus (460 SM), Hippocrates (abad 5 SM), Socrates (469-399 SM), Plato (427-347 SM) dan Aristoteles (348-322 SM).
   Thales dianggap Bapak Ilmu Pengetahuan Yunani, Heraclitus menyatakan bahwa alam semesta abadi, tetapi bentuknya akan berubah. Di bidang matematika, Pythagoras ialah pelopor hitungan. Socrates mengajarkan bahwa manusia dan lingkungannya adalah subjek penting untuk memperoleh kebenaran mutlak. Plato mengajarkan bahwa semua yang tampak adalah sebenarnya tidak nyata dan bersifat sementara.
e.       Kebudayaan Hellenistik
Ilmuan paling menonjol dari peradaban ini adalah Eratosthenes, seorang ahli geografi yang mampu memperkirakan jarak  bumi-matahari dengan kekeliruan hanya satu persen. Di bidang astronomi yang paling menonjol adalah Aristarchus yang berpendapat bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

2.      Peradaban Romawi Kuno
a.       Munculnya Peradaban Yunani Kuno
 Secara garis besar, sejarah Romawi dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1)      Zaman Republik, yaitu zaman ketika Roma tumbuh dari negara kota kecil menjadi republik yang lus, dan
2)      Zaman Imperium, yaitu zaman berkuasanya monarki konstitusional. Sebelum memasuki kedcua zaman tersebut, Italia (tempat kota Roma berdiri) dimasuki berbagai bangsa dari utara timur, dan selatan.

  Periode sekitar 1500-753 SM, Italia dimasuki bangsa-bangsa yang berbahasa Indo-Eropa dari utara dan kemudian bermukin di sebelah selatan Sungai Tiber. Sejak 753-509 SM, Roma tumbuh menjadi sebuah kota, yang menurut legenda Romawi didirikan oleh Remus dan Romulus pada 753 SM. Di bawah kekeuasaan Raja Etruscan, Roma mengalami pertumbuhan pesat dan memelihara hubungan baik dengan bangsa-bangsa di Laut Tengah. Bangsa Latin Indo-Eropa dan Yunani diperintah dengan keras oleh bangsa Etruscan memberontak pada 509 SM dan berhasil merebut Roma.
   Di bawah penguasa bangsa Latin, Roma tumbuh menjadi sebuah kota besar dan republik yang memeiliki wilayah yang sangat luas. Lokasi pusat Romawi adalah jazirah Italia yang strategis berhadapan dengan Laut Tengah.
b.      Pemerintahan Republik Romawi
Pada masa pemerintahan republik, terdapat beberapa unsur yang menjalankan pemerintahan. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh dua orang consul (konsul), kekuasaan legislatif terdiri atas dua kamar pertama (Majelis Tinggi) yang disebut senat, beranggotakan 300 orang golongan patricia dengan jabatan seumur hidup.
c.       Wilayah Kekuasaan Romawi
Selama kurang lebih 500 tahun, wilayah Romawi semakin meluas. Keberhasilan Romawi didukung oleh beberapa faktor, diantaranya kemampuan militer yang tinggi, sikap baik pada suku-suku bangsa yang ditaklukkannya, termasuk dijadikannya sebagaiwarga negara, kondisi geografis ditunjang dengan pembangunan jalan untuk memudahkan mobilitas logistik pasukan, dan politik devide et impera yang diterapkan pada suku-suku yang ditaklukannya.
d.      Perubahan Gaya Hidup dan Timbulnya Masalah Sosial
Menurut sejarawan Romawi, Sallust (86-34 SM), berbagai kemenangan Romawi atas musuhnya merupakan pertanda awal permasalahan yang dihadapi Romawi. Romawi harus mengubah lembaga , pola hubungan sosial, dan cara hidup baru untuk menyesuaikan dengan zaman baru.
1)      Sistem Kepercayaan
Bangsa Romawi percaya pada Dewa Jupiter atau dewa langit dan istrinya Juno. Mereka juga percaya pada Dewa Mars, dewa perang yang juga bisa menjamin kesuburan ladang pertanian.
2)      Perubahan Gaya Hidup
Gaya hidup mereka lebih ‘’mengota’’ (urbanize) dibandingkan dengan sebelumnya. Perubahan gaya hidup orang Roma menimbulkan masalah sosial. Hal ini disebabkan adanya perubahan gaya hidup mewah masyarakatnya.
   Luasnya wilayah Republik Roma menyebabkan sulitnya pemerintah pusat mengontrol pemerintahan di provinsi-provinsi.
e.       Akhir Republik Roma
1)      Gagalnya Landreform
2)      Pemberontakan Daerah
3)      Triumvirat dan Perebutan Kekuasaan
4)      Persekongkolan Menyingkirkan Julius Caesar

f.       Imperium Romawi
1)      Zaman Kaisar Oktavianus Augustus
2)      Zaman Pergantian Kaisar
g.      Warisan Peradaban Romawi
Bangsa Romawi adalah bangsa yang terbuka terhadap kebudayaan luar. Di bidang arsitektur, sastra, pengetahuan mengenai obat-obatan, hukum bangsa Romawi mengalami kemajuan pesat. Hukum Romawi pada prinsipnya adil dan manusiawi.


    Daftar Pustaka
Nana Supriatna.2017.aktif dan kreatif belajar sejarah.SMA,MA kelas X.bandung.Grafindo Media Pratama

Jawaban Eksplorasi Konsep - Modul 1.2 Abdullah, S.pd CGP Angkatan 11

1. Manakah dari nilai-nilai Guru Penggerak yang dikuatkan setelah Bapak/Ibu memahami teori pilihan dan motivasi intrinsik? Nilai-nilai yang ...