PRAMUKA

SMAN3 BANGKO PUSAKO

SMAN3 BANGKO PUSAKO

JLN LINTAS RIAU SUMUT KM 3 BANGKO PUSAKO

Kamis, 24 Januari 2019

A.Peradaban India (Lembah Indus dan Lembah Gangga )



AWAL PERADABAN DUNIA
DISUSUN OLEH
KELOMPOK YANG MANA
*BAYU AZHARI
*M ALI SUDRAJAD
*M SYAFRIADI

*M SISWADI
*ZAINUL AL GIFARI
*HARDI SYAPUTRA
*ANDIKA PRATAMA
KELAS X IS 1
TP 2018/2019

Peradaban Awal Masyarakat Di Dunia

A.Peradaban India (Lembah Indus dan Lembah Gangga )


A.Peradaban Lembah Sungai Indus

1.getak geografis

Letak Geografis Peradaban Sungai Indus
atau Sindhu terletak di wilayah Pakistan.Sungai Indus memilki banyak anak sungai yang berasal dariwilayah Punjab di PakistanUtara. Punjab artinya daearahaliran lima sungai. Sungai Indusmengalir melalui Pakistan danmenyebabkan tanah di negeri itumenjadi subur. Sungai te rsebutbermuara di Laut Arab.


2.Suku Bangsa

Penduduk asli yang berada di Lembah Sungai Shindu adalah

a.bangsa Dravida

diperkirakan telah mendiaminya sejak 3000 SM. Bangsa ini meninggalkan sisa peradabandi
Mahenjo Daro
dan
Harappa



3.Kepercayaan Masyarakat Sungai Indus

Kepercayaannya Masyarakat lembah Sungai Indus adalah menyembah atau memuja kepadabanyak dewa (politheisme) serta segala sesuatu yang dianggap keramat. Contohnya adalah pohonpipal dan beringin yang oleh umat Buddha dianggap pohon suci, binatang yang dipuja adalahgajah dan buaya.Dewa utama yang dipujanya adalah dewa berkepala tiga, bertanduk besar,walaupun masih berupa dugaan, stempel yang menggambarkan dewa ini banyak dijumpai. Selainitu, masyarakatnya mengenal Dewi Ibu yang dipuja sebagai lambang Dewi kesuburan.


4.Kebudayaan

Kebudayaan Indus (Sindhu) berlangsung 3000 SM – 1000 SM, wujudnya berupa kota kunoMohenjo Daro dan Harappa. Kebudayaan Indus ini didukung oleh orang-orang Dravida yangberhidung pesek, berambut hitam dan keriting. Kebudayaan Indus berhasil diteliti oleh seorangarkeolog Inggris, Sir John Marshal, yang dibantu Banerji (orang India).

5.Tata kota, sanitasi,serta kebersihan dan kesehatan dari perencanaan kota dapat dibuktikan dengan adanya:


1. Kota Mohenjo Daro dan Harappa dibangun tinggi berdasarkan pola kota terencana yangmodern Dan petunjuk kesehatan


2.Terdapat bangunan besar sebagai tempat pertemuan rakyat. Rumah-rumah dibuat seragam dari batu bata. Jalan-jalan dibuat lebar-lebar. Saluran air dibuat sesuai perencanaan kota modern dan syarat kesehatan Ditemukan bekas permandian Ditemukan perhiasan kalung emas dan perak dihias dengan permata Ditemukan senjata yang terbuat dari batu dan tembaga bangunan tidak ada yang menjorok ke depan
6.Kebudayaan Indus runtuh pada tahun 1000 SM disebabkan oleh:

adanya bencana banjir dari Sungai Indus (Sindhu) karena diserang bangsa Arya.Peninggalan tersebut termasuk dalam masa praaksara, namun kita temukan juga tulisanberbentuk gambar belum beraksara sehingga disebut piktograf.

7.Benda kuno yang terdapat di kota Mohenjo Daro dan Harappa, antara lain:

lempeng tanah (terra cotta) yang berbentuk persegi dan bergambar binatang atau tumbuhan,sepertigajah, harimau, sapi, badak, dan pohon beringin adanya tembikar yang berbentuk periuk belanga dan pecah-belah semacam piring dan cangkir alat perhiasan berupa kalung, gelang, dan ikat pinggang dari tembaga terdapat gambar dewa yang bertanduk, patung dewi Ibu (dewi kesuburan), dan patung pujaan:dewabumi, dewa langit, dewa bulan, dewa air, serta dewa api.


8.Mata pencaharian

Mata pencahariannya adalah bercocok tanam, yang dibuktikan dari adanya cangkul, kapak, danpatung Dewi Ibu yang dianggap lambang kesuburan. Hasil pertaniannya adalah gandum dankapas. Pada saat itu, sudah ada saluran irigasi untuk mencegah banjir serta untuk pengairansawah-sawah rakyat. Dalam perdagangan terlihat adanya hubungan dengan Sumeria di LembahEufrat dan Tigris, yang diperdagangkan adalah
B.Peradaban Lembah Gangga


1.letak geografis

India kuno ditemukan pula peradaban LembahSungai Gangga.

Letak Geografis peradabanlembah sungai Gangga
antara PegununganHimalaya, dan Pegunungan Windya. Sampaisekarang,di wilayah ini belum ditemukan sisa-sisapeninggalan peradaban pada masa prasejarah.Peradabannya mulai berkembang sejak masuknya
Bangsa Arya
ke India denganterbentuknya budaya Hindu

Pemerintahan
Pemerintahan yang pernah berkuasa di wilayah Lembah Sungai Gangga adalah Kerajaan Gupta.Kerajaan ini erat kaitannya dengan keberadaan Kerajaan Maurya di Lembah Sungai Indus.Runtuhnya kerajaan ini mendorong timbulnya Kerajaan Guptayang menguasai India
.
Raja-raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Gupta, yaitu:


Candragupta I (320-330)

Samudragupta (330-375)

Candragupta II (375-415)

Suku Bangsa
orang-orang Arya yang berasal dari sekitar Laut Kaspia yang datang memasuki India sekitar 2000 SM di daerah India Utara. Akibat kedatangan bangsa Arya, bangsa Dravida terdesak danmenyingkir ke India Selatan. Namun, tidak dapat dihindari adanya percampuran budaya yangakhirnya melahirkan hinduisme. Bangsa Arya menjadi pendukung kebudayaan Gangga danmenguasai daerah subur di sekitar Sungai Gangga bahkan seluruh daerah di sekitar LembahIndus. Mereka menyebutnya sebagai daerah Arya Warta atau daerah Hindustan, artinya tanahorang Hindu. Daerahnya meliputi sekitar Sungai Gangga, Lembah Yamuna, serta Lembah Indus.Untuk membatasi adanya percampuran ras, maka diciptakanlah Kasta serta kewajiban sattie(wanita ikut suami di waktu upacara pembakaran mayat). Perkawinan antarkasta menjadi salahsatu penyebab seseorang dikeluarkan dari kasta. Orang Arya berada pada kasta brahmana,ksatria, dan sedikit pada kasta waisya. Merekalah yang menulis kitab suci Weda.
B.Peradaban Cina (Lembah Sungai Kuning)
1.Letak Geografis

Cina dianggap sebagai pusat duni a dan berada di tengah-tengahdunia. Wilayah Cina terbagi atas tigabagian, yaitu Cina Utara, Cina Tengah,dan Cina Selatan.Sungai Kuning atauHwang-Ho bersumber di daerahpegunungan Kwen-Lun di Tibet. Setelahmelalui daerah pengunungan Cina Utara,sungai panjang yang membawa lumpur kuning itu membentuk dataran rendahCina dan bermuara di Teluk Tsii-Li diLaut Kuning. Sedang di dataran tinggisebelah selatan mengalir Sungai Yang Tse Kiang yang berhulu di Pegunungan Kwen-Lun(Tibet) dan bermuara di Laut Cina Timur.Peking merupakan ibu kotanya, sedangkanNanking di Cina Tengah merupakan kota kedua. daerah Cina Utara dan Cina Tengahdipisahkan oleh pegunungan yang sukar dilalui. Di Cina Selatan terdapat banyak sekalipegunungan. Daerah itu berbukit-bukit di sebelah tenggara sampai ke laut. Kanton diCina Selatan merupakan kota dagang. Karena keadaan alamnya itu, maka orang-orangCina Selatan terutama hidup dari perdagangan dan banyak berhubungan denganbangsabangsa asing. Di sebelah Utara dan barat Negeri Cina terbentang padang rumputdan padang pasir yang luas. Di sebelah Barat Daya dan Selatan terdapat pegununganyang tinggi. Hubungan darat dengan negeri-negeri di sebelah barat dilakukan melaluipadang rumput dan gurun. Jalan tersebut kemudian terkenal dengan nama Jalan Sutra.Penelitian Prof. Davidson Black memastikan kebudayaan kuno Cina di Lembah SungaiHoang Ho yang pendukungnya ditemukan di Gua Chau Kuo Tien, yakni Sinathropuspekinensis.


2.Pertanian


Masyarakat Cina hidup bercocok tanam seperti menanam gandum, padi, teh, jagung dan kedelai.Pertanian Cina kuno sudah dikenal sejak zaman Neolitikum. Pada masa pemerintahan DinastiChin

 (221-206 SM) terjadi kemajuan yang mencolok dalam sistem pertanian. Pupuk sudahdikenal untuk menyuburkan tanah dan penggarapan lahan dilakukan secara teratur agar kesuburan tanah dapat bertahan. Irigasi sudah tertata dengan baik. Pada masa ini lahan gandumsudah diusahakan secara luas.


3.Teknologi

Bumi Cina mengandung berbagai barang tambang seperti batu bara, besi, timah,wolfram, emas dan tembaga, yang sebagian besar terdapat di daerah Yunan. Pembuatanbarang-barang seperti perhiasan, perabotan rumah tangga, alat-alat senjata seperti pisau,pedang, tombak, cangkul, sabit dan lain-lain, menunjukan tingginya tingkatperkembangan teknologi masyarakat Cina pada saat itu.



4.Aksara dan Bahasa

Masyarakat Cina sudah mengenal tulisan, yaitu tulisan gambar berbentuk pictograph dantermasuk jenis ideograph. Dan pada permulaan abad ke20 dikembangkan pemakaian bahasapersatuan, yaitu bahasa Kuo-Yu.



5.Pemerintahan

Ada dua macam sistem pemerintahan yang pernah dianut dalam kehidupan kenegaraan Cinakuno, yaitu: Sistem Pemerintahan Feodal, dalam masa pemerintahan ini, kaisar tidak menangani langsungurusan kenegaraan. Kondisi ini berlatar belakang bahwa kedudukan kaisar bersifat sakral. Kaisar dihormati sebagai utusan atau anak dewa langit, sehingga tidak layak mengurusi politik. Sistem Pemerintahan Unitaris, kaisar berkuasa mutlak dalam pemerintahan. Kekuasaan negaraberpusat di tangan kaisar, sehingga kaisar campur tangan dalam segala urusan politik.Peradaban Cina memberikan warna bagi perkembangan Indonesia. Pada masa pemerintahanDinasti Tang dan Sung, bangsa Indonesia beberapa kali mengirimkan utusannya ke Cina. Dalamtahun 640 atau 648 M kerajaan Jawa mengirim utusan ke Cina yang kemudian tahun 666 M,dikatakan bahwa tanah Jawa diperintah oleh seorang raja perempuan yakni dalam tahun 674 675M, orang-orang Holing atau Kaling (Jawa) menobatkan raja perempuan yang bernama Simo, danmemegang pemerintahannya dengan keras. Pada masa raja Kertanegara datang seorang utusandari negeri Cina, yaitu Kubilai Khan. Raja Kertanegara juga mengadakan ekspedisi Pamalayutahun 1275, menguasai kerajaan Melayu dengan tujuan menghadang serangan tentara Cina agar peperangan tidak terjadi di wilayah kerajaan Singasari.


Zaman dongeng Pemerintah pada zaman dongeng dimulai pada masa tiga raja, yaituSui Jen (pencipta api), Fu Hsi (mengajarkan cara menangkap binatang), dan Shen Nung(mengajarkan ilmu pengetahuan). Setelah itu Cina diperintah oleh K  aisar Kuning (Huang ti).Zaman dongeng berakhir pada masa pemerintahan Yu, yang mendirikan Dinasti Hsia (2205 SM)Sesudah itu Cinadiperintah oleh dinasti-dinasti berikut.
Dinasti yang Berkuasa:

1.Dinasti Shang

(1766 –1122 SM) Dinasti ini didirikan oleh Chen Tang. Hasil kebudayaandinasti Shangantara lain Pit, yaitu alat tulis orang Cina yangterbuat dari bulu halusb. Guci-guci dari tanah dan suasa Sistem penanggalanMenurut penelitian sejarah, Dinasti Syang merupakandinasti pertama yang memerintah di Cina dengan ibukota Yin Chu. Kaisar Shang memerintah sebagai rajasekaligus imam dengan membagi kekeuasaannya dalam 30 wilayah.

2. Dinasti Chou

 (1122 – 255 SM)
Pendiri Dinasti ini adalah Wu Wang, ibu kota kerajaannyadi Chang An. Hasil kebudayaan dinasti Chou antara lain Membagi tanah dalam sistem sembilan kotak  Masyarakat dibagi dalam empat golongan: Shih (terpelajar), Nung (Petani), Kung(pertukangan), danShang (Saudagar) Menghasilkan karya sastra seperti  Shu Ching (kitab sejarah), Shih Ching (kitab syair), IChing (kitabperubahan), Li Chi (kitab adat), Ch’un ch’I (catatan musim semi dan musim rontok)  Peristiwa yang penting adalah munculnya ahli pemikir, seperti Lao Tse, Kung Fu Tze, MengTze, danChung Tze

3.Dinasti Chin

(255 SM – 205 SM) Dinasti ini didirikan oleh Pangeran Cheng (Shih HuangTi). Pemerintahannya berbentuk kesatuan, Tindakantindakan yang dilakukannya antara lain:a. menghapus sistem Feodalisme dan pemerintahan yang bersifat sentralisasi
c. Mengenal sistem hitungan yang didasarkan pada jumlah enamd. Dapat membuat pakaian, perhiasan, tongkat dan cermin dari tembagae. Mata pencahariannya  bertani, beternak, dan berdagangPeradaban bangsaSumeria mengalami keruntuhan karena serangan dari bangsa Akkadia yang dipimpinolehSargon.


D. Peradaban Mesir Kuno (lembah Sungai Nil)


Sejarah kebudayaan tertua di Benua Afrika dapat ditemukan di

1.lembah sungai Nil

Peradaban Lembah Sungai Nil di Mesir, Afrika, lahir disebabkan kesuburan tanah di sekitar lembah sungai yang diakibatkan oleh banjir yang membawa lumpur. Hal inilah yang menarik dan mendorong perhatian manusia untuk membangun kehidupan dan peradaban.

2.Letak Geografis Lembah Sungai Nil

Terletak di benua Afrika Sebelah Barat berbatasan  LibiaSebelah Timur berbatasan Laut Merahsebalah Utara berbatasan  Laut TengahSebelah Selatan berbatasan  Sudan Antara Laut Tengah dan Laut Merah terdapat Terusan Suez yang menghubungkan pelayaranEropa dan Asia.Letak geografis Lembah Sungai Nil terbentang dari Pegunungan Kilimanjaro(Sudan) hingga Laut Tengah dengan panjangkira-kira 5000 km. Su ngai ini merupakanhadiah bagi bangsa Mesir karena daerah disekilingnya adalah gurun pasir yang luas,apabila terjadi hujan akan terjadi bah yangmembawa lumpur-lumpur mineral. Darilumpur inilah tanah sangat cocok untuk dijadikan lahan bercocok tanam.Keterasingan bangsa Mesir dengan kondisi geografis yang sebelah kiri dan kanan Sungai Niladalah Gurun Nubia sangat tidak menguntungkan, namun mereka mampu bekerjasama dalamsebuah kelompok yang tangguh dan menciptakan sebuah peradaban. Mesir adalah negara yang


dilalui Sungai Nil yang bermata air di Danau Albert di wilayah Negara Uganda. Ahli sejarahYunani Herodotus mengatakan bahwa "Mesir adalah hadiah Sungai Nil". Peradaban Mesir Kunomerupakan peradaban tertua di dunia, diketahui dari penemuan batu Rosetta yang berhasil dibacaoleh sarjana Prancis, Champollion pada 1822. Tulisan bangsa Mesir Kuno adalah hieroglif (tulisan gambar). Tulisan tersebut kemudian disederhanakan menjadi hieratik dan akhirnyamenjadi demotik, menulisnya di daun papirus dengan pena dari jerami. 

3.Sistem Kemasyarakatan

Susunan masyarakat Mesir sebagai berikut Raja (firaun) dan keluarganya  Para bangsawan Pedagang /pengusaha  Petani Kaum buruh  Para budak Semua budak wajib melayani golongan di atasnya sehingga sangat menderita.

Pencaharian Masyarakat Lembah Sungai Nil

Mata pencaharian penduduk Mesir adalah bercocok tanam menghasilkan gandum dan kapasserta berdagang.Pola hidup bangsa Mesir sangat menggantungkan diri kepada kondisi SungaiNil, apabila musim hujan mereka akan bercocok tanam dan apabila musim kemarau mereka akanmenghindar.Kemampuan bercocok tanam ini bertahan lama sampai jumlah populasinya bertambah banyak dan mengharuskan bangsa Mesir mengembangkan sistem pengaturan air yang baik dan bisadipergunakan setiap saat.

 4.Sistem Kepercayaan

Bangsa Mesir mengenal banyak dewa (politheisme), juga mengenal kepercayaan bahwa rohorang mati tidak akan meninggal tapi Roh orang meninggal akan hidup terus asal badannyautuh, Sehingga mayatnya diawetkan menjadi mummi. Beranggapan bahwa kehidupan di alambaqa sama dengan di dunia Dewa-dewa yang dipuja bangsa Mesir antara lain Dewa Osiris sebagai dewa tertinggi- Dewa Ra sebagai dewa matahari Dewa Thot sebagai dewa pengetahuan- Dewa Horus, anak Dewa Osiris- Dewa Amon sebagai dewa bulan- Dewa Anubis sebagai dewa kematian (berkepala anjing) Dewa Apis sebagai dewa berwujud sapi

Sebagai penguasa kehidupan politik dan keagamaan dipegang oleh firaun, Firaun (Pharaoh) inidiistimewakan karena dianggap Dewa Horus, perantara manusia dgn dewa dan pemeliharaSungai Nil.


5.Hasil Kebudayaan Peradaban Lembah Sungai Nil

Hasil kebudayaan masyarakan lembah sungai nil berupa Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi,yaitu:

a.Hieroglyph

Hieroglyph adalah nama huruf kebudayaan Mesir Kuno.Bentuk hurufnya dalah piktograf dimana setiap gambar mewakili satu huruf. Hieroglyph ini ditulis pada sebuah mediakertas dari papirus, tumbuhan, atau dipahat.

b.Astronomi

Kehidupan agraris banga Mesir memengaruhi terhadap pengetahuannya yang tinggi. Untuk mengetahui waktu bercocok tanam, panen atau berdagang dilihat dari siklus musim yang datangsetiap tahunnya. Ilmu Astronomi (ilmu Bintang), yaitu : dengan mengamati siklus bintang Siriusatau Sothis yang bertepatan dengan pasang naiknya air Sungai Nil. Hasilnya : mereka sudahmengenal kalender yaitu setahun terdiri dari 12 bulan, setiap bulan 30 hari, jadi setahun ada 360hari, kemudian direvisi menjadui 365 hari

c.Sistem pengawetan

Kepercayaan bahwa roh yang meninggal masih tetap berada pada jasadnya apabila tidak rusak. Dari kepercayaan ini timbul usaha untuk mengawetkan orang yang sudah meninggaldengan menggunakan rempah-rempah atau ramuan lainnya supaya tidak tercium bau busuk.

d.Arsitektur

Peninggalan-peninggalan Mesir berupa patung dan bangunan yang besar menunjukkan adanyateknologi pembuatannya, apalagi semua ukuran patung dan bangunan tersebut berukuran besar,seperti piramid (makam para firaun), sphinx (singa berkepala manusia sebagai lambang kekuatandan kebijaksanaan) dan obelisk (tugu batu untuk memuja Dewa Amon Ra).

e.Ilmu Kedokteran

yang terdiri dari 3 jenis aliran  Mengutamakan penyembuhan penyakit dengan obat-obatan  Mengutamakan penyembuhan penyakit secara anatomis tubuh dan bagian (pijat refleksi)· Mengutamakan penyembuhan penyakit secara gaib(magic) Hasil Kebudayaan Mesir KunoKebudayaan Mesir berkembang sejak 3000 SM, di Lembah Sungai Nil, yaitu sungaiterpanjang di dunia,Hasil-hasil kebudayaan Mesir Kuno antara lain :




f.Piramida

 yaitu bangunan yang terbuat dari batu yang disusunberbebtuk kerucut yang berfungsi untuk menyimpan mummi yangterdiri dari beberapa kamar di dalamnya sebagai tempat atau tandakuburan yang dihiasi oleh berbagai lukisan dan relief yangmencerminkan kehidupan di akhirat. Mummi adalah mayat raja-raja Mesir Kuno yang diawetkan. Pada piramid terdapat relief menggambarkan asal dan perbuatan sang raja di dunia

g.Sphinx

adalah patung hewan-hewa n mitologis yangbebadan singa dan bermuka manusia

h.Mastaba Mastaba

berbentuk seperti piramid terpotong bagian atasnya dengan tingginya kuranglebih lima meter dengan dua buah pintu asli dan dua buah pintupalsu. Jenazah berada di ruang bawah tanah dan ditutup denganbatu. Mastab a berfungsi sebagai tempat pemakaman para raja-raja yang merupakan bentuk awal piramida



i.Kuil Kuil

dibedakan dari dua jenis, yaitu kuil dewa dan kuilmakam. Di dalam terdiri dari kamar pemujaan yang mengelilingi kamar dewa. Pada mulanyakedua kuil disatukan, kemudian dipisahkan agar tidak dicuri orang.

j.Makam Makam

merupakan tempat kuburan para bangsawan di atas gunung karang terdiri dariserambi dan tiang-tiang yang berisi patung. Hiasan dan relief memprlihatkan upacarapemakaman dan amal baik jenazah serta perbuatan tercela yang dilakukannya.

6.Aksara Peninggalan Mesir kuno

yang besar pengaruhnya bagi kebu-dayaan dunia ialahaksara, yang disebut hieroglyph. Pada mulanya aksara itu berupa gam bargam bar. Lambat laungambar-gambar itu mempunyai arti tertentu dan menjadi lambang.

a.Arca

Patung-patung yang sengaja dibuat untuk disembah sebagai perwujudan dari kepercayaanorang-orang Mesir Kuno

b.Obelisk

Tugu-tugu ramping dan runcing menju lang tinggi ke angkasasebagai pemujaan.

c.Batu Roseta

yaitu batu bertulis yang ditemukan di tepi Sungai Roseta.Dalam batu ini terdapat tulisan Hieroglyp dan tulisan Yunani Kuno.Isitulisan Hieroglyph baru dapat diketahui setelah ditemukannya BatuRoseta Piramida dan sphinx

d.Kerajaan Mesir Kuno

Kerajaan Mesir Kuno dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Fir’aun dengan kekuasanmutlak. Raja sebagai kepala agama dan panglima angkatan perang.· Sistem Feodal, raja dan bangsawan mempunyai tanah yang luas· Sistem Pajak, petani wajib menyerahkan setengah bagian dari hasil panennya sebagi pajak · Sistem Tata pemerintahan· Sensus Penduduk dan ternak, pengukuran tanah

7. Sistem PemerintahanKerajaan Mesir Tua / Mesir Kuno (3400 SM – 2160 SM)

Lahirnya kerajaan Mesir Tua setelah Menes berhasil mempersatukan Mesir dari perangsaudara (Mesir Hulu dan Mesir) sehingga Mesir dianggap mulai aman. Sebagai pemersatu iadigelari Nesutbiti dan digambarkan memakai mahkota kembar. Kerajaan Mesir Tua disebutzaman piramida karena pada masa inil ahdibangun piramida-piramida terkenal misalnyapiramida Sakarah dari Firaun Joser. Piramida diGizeh adalah makam Firaun Cheops, Chifren danMenkawa. Runtuhnya Mesir Tua disebabkankarena sejak tahun 2500 SM pemerintahanmengalami kekacauan. Bangsa-bangsa dari luar misalnya dari Asia Kecil melancarkan serangan keMesir. Para bangsawan banyak yang melepaskandiri dan ingin berkuasa sendiri-sendiri. Akhirnya terjadilah perpecahan antara Mesir Hilir danMesir Hulu.

8.Kerajaan Mesir Tengah (2160 SM – 1788 SM)

Ibu kota Mesir pada masa ini di Thebe, Kerajaan Mesir Tengah dikenal dengan tampilnyaSesotris III. Ia berhasil memulihkan persatuan dan membangun kembali Mesir. Tindakannyaantara lain memperluas wilayah ke Palestina dan Sudan ,membuka tanah pertanian, membangun proyek irigasi, pembuatan waduk dan lain-lain. Ia meningkatkan perdagangan serta membukahubungan dagang dengan Palestina, Syria dan pulau Kreta. Sesotris III juga berhasil memperluaswilayah ke selatan sampai Nubia (Ethiopia). Setelah itu diganti Menemhet III, Kerajaan Mesir semakin maju pertaniannya. Mereka sudah mengenal teknologi mengeringkan rawa untuk lahanpertanian. Sejak tahun 1800 SM kerajaan Mesir Tengah diserbu dan ditaklukkan oleh bangsaHyksos.Pada waktu itu kerajaan Mesir Tengah sedang mengalami kehancuran yang sangatsignifikan.

9.Kerajaan Mesir Baru (1500 SM – 1100 SM)

Sesudah diduduki bangsa Hyksos, Mesir memasuki zaman kerajaan baru atau zamanimperium. Disebut zaman imperium karena para Firaun Mesir berhasil merebut wilayah/daerahdi Asia barat termasuk Palestina, Funisia dan Syria dibawah pimpinan Raja Ahmosis I danmengusir Hykos dari Mesir sehingga berdirilah Mesir Baru yang kuat dan berlangsung sampaitahun 1100 SM. Rakyat Mesir diajak menyembah Dewa Amon dan oleh Raja Thutmosis IIIdibangun rumah dewa Amon Re di kota Karnak dan Luxor. Setelah diganti oleh RajaAmenhotep IV, rakyat Mesir mulai menganut monoteisme, yakni hanya menyembah dewaAmon yang digambarkan sebagai bulatan Matahari dianggap universal.Raja-raja yangmemerintah zaman Mesir Baru antara lain:

1. Ahmosis I. Ia berhasil mengusir bangsa Hyksos dari Mesir sehingga berkuasalah dinastike 18, ke 19 dan ke 20 Thutmosis I. Pada masa pemerintahannya Mesir berhasil menguasaiMesopotamia yangsubur Thutmosis III. Merupakan raja terbesar di Mesir. Ia memerintah bersama istrinyaHatshepsut. Batas wilayah kekuasaannya di timur sampai Syria, di selatan sampai Nubia,di barat sampai Lybia dan di utara sampai pulau Kreta dan Sicilia. Karena tindakannyatersebut ia digelari “Napoleon dari Mesir”. Thutmosis III juga dikenal karenamemerintahkan pembangunan Kuil Karnak dan Luxor Imhotep IV. Kaisar ini dikenal seorang raja yang pertama kali memperkenalkankepercayaan yang bersifat monotheis kepada rakyat Mesir kuno yaitu hanya menyembahdewa Aton (dewa matahari) yang merupakan roh dan tidak berbentuk. Ia jugamenyatakan sebagai manusia biasa dan bukan dewa Ramses II. Ramses II dikenal membangun bangunan besar bernama Ramesseum dan Kuilserta makamnya di Abusimbel. Ia juga pernah memerintahkan penggalian sebuah terusanyang menghubungkan daerah sungai Nil dengan Laut Merah namun belum berhasil.




10.Keruntuhan Mesir disebabkan oleh faktor-faktor berikut.

a. Serangan bangsa Assiria pada tahun 672 SM Serangan dari Persia.
c. Diserang Macedonia di bawah Iskandar Zulkarnaen.

d. Jatuh ke tangan Romawi di bawah Oktavianus Dikuasai oleh Inggris.






PERADABAN AWAL AFRIKA




PERADABAN AWAL AFRIKA


GURU PEMBIMBING :
ABDULLAH, S.Pd

OLEH KELOMPOK ASAL JADI :
-        NOVITA SARI
-        RAHMI PUTRIYANI
-        YUNDA MAI ZAHRA
-        AYU ANDIRA
-        AYSI MARYAM
-        ADE MILANDA
-        YESSY MAHARANI

KELAS : X IPS 1


SMA NEGERI 3 BANGKO PUSAKO
KEC. BANGKO PUSAKO
KAB. ROKAN HILIR
RIAU
TP. 2018/2019

BAB I

PENDAHULUAN

A. latar belakang
Letak geografis Mesir di Afrika Utara, walaupun Semenanjung Sinai adalah dalam Asia Barat daya. Negara ini mempunyai pesisir pantai yaitu Laut Mediterranean dan Laut Merah; berbatasan dengan Libya bagian barat, Sudan dibagian selatan, Semenanjung Gaza, Palestin danIsrael bagian timur. Mesir Kuno terbagi atas dua kerajaan, yang dikenal sebagai Mesir Hulu dan Mesir Hilir.Berlainan dengan kebiasaan, Mesir Hulu (Upper Egypt) terletak di selatan dan Mesir Hilir (Lower Egypt) di utara, dinamakan sungai Nil. Sungai Nil mengalir ke utara dari titik selatan ke Mediterranean. Sungai Nil, yang merupakan tumpuan penduduk negara tersebut telah menjadi sumber kehidupan bagi kebudayaan Mesir sejak kebudayaan Naqada dan Zaman Batu. Kedua kerajaan membentuk Kemet ("tanah hitam"), Gurun dikenal sebagai Deshret ("tanah merah"), menurut Herodotus: "Mesir merupakan negara tanah hitam. Kita ketahui bahawa Libya mempunyai tanah lebih merah." (Histories, 2:12). Tetapi Herodotus turut menyatakan "Colchians adalah penduduk Mesir. Berdasarkan fakta bahwa mereka berkulit hitam dan mempunyai rambut keriting (wooly hair)." (Histories Book 2:104), dan Champollion yang lebih muda (yang mendikripsi Batu Rosetta) dalam Expressions et Termes Particuliers (Expression of Particular Terms) mendakwa baawa Kemet sebenarnya tidak merujuk kepada tanah, tetapi kepada penduduk negro dalam ertikata "Negara Hitam - (Black Nation)".

B. Rumusan Masalah
Ø Menjelaskan pengertian peradaban mesir kuno dan pencapaian-pencapaiannya.
Ø Bagaimana Pembagian Kerajaan Mesir Tua, Tengah, dan Mesir Baru.
Ø Menjelaskan bagaimana pemerintahan dan  ekonomi di Mesir Kuno.
Ø Menjelaskan tentang Budaya dan peninggalan Bangsa Mesir Kuno,
Ø Bagaimana dengan sistem Agama dan kepercayaan Bangsa Mesir Kuno dan
Ø Menjelaskan bangsa dan bahasa Mesir Kuno

C. Tujuan Dan Maanfaatnya
 Tujuan dan manfaat mempelajari pelajaran sejarah tentang Mesir Kuno ini adalah bagaimana kita bisa mengetahui sejarahnya, tentang keadaan pemerintahan maupun ekonominya, dan kita bisa mengetahui tetang bagaimana budaya, dan peninggalan Bangsa Mesir Kuno serta kita bisa mengetahui sistem agama dan kepercayaan yang bagiman di anut di Mesir Kuno tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN

PERADABAN PERKEMBANGAN AWAL KEHIDUPAN DI AFRIKA”

            Afrika merupakan benua terbesar kedua di dunia dan juga menjadi benua dengan penduduk terbanyak dengan sepertujuh populasi dunia setelah Asia. Afrika juga sering dikenal sebagai benua hitam karena mayoritas penduduknya memanglah dari ras negroid yang berkulit hitam akan tetapi bukan berarti kata Afrika tersebut bermakna hitam. Kata Afrika diketahui berasal dari bahasa latin yaitu Africa terra yang berarti tanah afri (bentuk jamak dari “Afer”). Sementara kata Afer ini berasal dari bahasa Fenisia yaitu Afar yang berarti debu, atau juga dari suku Afridi yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago, atau juga dari bahasa Yunani yaitu Aphrike yang berarti tanpa dingin.
Dari semua asal kata tersebut Afrika secara sejarahnya diketahui bahwa merupakan tempat tinggal manusia yang paling awal dan dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lainnya. Dari hal itu, maka Afrika merupakan tempat yang dimana terjadinya garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman pada tujuh juta tahun yang lalu. Sehingga Afrika merupakan satu-satunya benua yang ditinggali nenek moyang manusia hingga sekitar dua juta tahun lampau ketika Homo Erectus berkembang keluar Afrika menuju Eropa dan Asia yang kemudian dari benua-benua tersebut mereka mengalami evolusi yang berlainan dan menjadi spesies yang berbeda dan berakhir menjadi Homo Sapiens.
Dengan adanya hal tersebut tentunya Afrika mempunyai jejak sejarah yang cukup panjang dengan mulai munculnya beberapa peradaban-peradaban kuno yang mengawali dari kehidupan manusia yang bahkan juga merupakan salah satu dari peradaban kuno tertua di dunia. Peradaban-peradaban tersebut yaitu peradaban Kartago yang sekarang menjadi Tunisia yang terletak di Afrika Utara, Aksum yang sekarang menjadi Ethiopia, Khus yang sekarang menjadi Sudan, Peradaban kerajaan-kerajaan dagang di Afrika Barat (Ghana, Mali, Sohai), dan juga Benin yang berada di Afrika Tengah.

1. SISTEM KEPERCAYAAN
Kepercayaan bangsa Mesir bersifat politeisme. Dewa-dewa yang disembah bangsa Mesir, antara lain, Dewa Amon-Ra (Dewa Bulan Matahari), Dewa Osiris (Dewa Pengadilan di Akhirat), dan Dewa Isis (Dewa Sungai). Mereka juga percaya bahwa jiwa seseorang yang mati akan tetap hidup selama jasadnya masih tetap- utuh. Untuk itu, mayat dibalsem atau diawetkan yang disebut mummi.

2. SISTEM PEMERINTAHAN
Sebagai kawasan yang berbasis pertanian besar, Mesir Kuno dipimpin oleh seorang Firaun. Di daerah-daerah terdapat 20 provinsi yang masing-masing dipimpin oleh seorang gubernur.
Firaun Mesir Kuno berperan sebagai Raja Dewa (God Kings). Baru pada tahun 2133 SM, Firaun hanya diakui sebagai "keturunan dewa" saja. Pada mulanya, Mesir terbagi menjadi dua, yaitu Mesir Bawah (Hilir/Utara) dengan ibu kota di Memphis dan Mesir Atas (Hulu/Selatan) dengan ibu kota di Thebe. Sejak Firaun Menes dari Wangsa I (3100-2890 SM) berkuasa, kedua Mesir dapat disatukan. Penyatuan ini ditandai dengan mahkota yang dikenakan Menes berupa mahkota bersusun dua. Pehyatuan Menes ini oleh penerusnya dikembangkan dengan ekspansi ke Sudan, Nubia dan Libya.
Pada masa kekuasaan Wangsa lll (2686-2613 SM), pemerintahan dipegang oleh Firaun Joser. Saat itu, Mesir berhasil menguasai daerah Nubia Hilir.
Pada masa pemerintahan Wangsa IV (2613-2494 SM), ada beberapa Firaun yang menonjol di antaranya Khufu, Khafre, dan Menkaure. Pada waktu itu, Mesir berperang dengan Nubia dan Libya. Pada tahun 1674-1567 SM, Mesir diserang dan dikuasai oleh bangsa Hyksos.
Selanjutnya Ahmosis I dari Wangsa XVIII (1567-1320 SM) berhasil mengusir bangsa Hyksos dan mengembalikan kemerdekaan dan kejayaan Mesir. Firaun Thutmosis lll memperluas kekuasaan Mesir sampai dengan tepi Sungai Eufrat.
Pada masa pemerintahan Wangsa XX (1200 SM), kejayaan Mesir perlahan-lahan mulai pudar. Beberapa jajahan Asia melepaskan diri, bahkan tahun 524~04 SM, Mesir dikuasai oleh Persia. Pada masa pemerintahan Wangsa XXVII (404-398 SM) bangsa Persia dapat diusir dari Mesir dengan bantuan Yunani.
Pada tahun 332 SM, Alexander Macedonia menyerbu ke Asia dan Mesir. Sejak itu Mesir dikuasai Yunani sampai dengan pemerintahan Wangsa Ptolomaeus (dengan rajanya yang terkenal, Cleopatra). Mesir jatuh ke tangan Romawi pada tahun 30 SM.

3. STRATIFIKASI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT MESIR
1. Administrasi dan perdagangan
 Firaun adalah raja yang berkuasa penuh atas negara dan, setidaknya dalam teori, memiliki kontrol atas semua tanah dan sumber dayanya. Firaun juga merupakan komandan militer tertinggi dan kepala pemerintahan, yang bergantung pada birokrasi pejabat untuk mengurusi masalah-masalahnya. Yang bertanggung jawab terhadap masalah administrasi adalah orang kedua di kerjaan, sang wazir, yang juga berperan sebagai perwakilan raja yang mengkordinir survey tanah, kas negara, proyek pembangunan, sistem hukum, dan arsip-arsip kerajaan. Di level regional, kerajaan dibagi menjadi 42 wilayah administratif yang disebut nome, yang masing-masing dipimpin oleh seorang nomarch, yang bertanggung jawab kepada wazir.

2. Status social
Masyarakat Mesir Kuno ketika itu sangat terstratifikasi dan status sosial yang dimiliki seseorang ditampilkan secara terang-terangan. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, namun demikian hasil pertanian dimiliki dan dikelolah oleh negara, kuil, atau keluarga ningrat yang memiliki tanah. Petani juga dikenai pajak tenaga kerja dan dipaksa bekerja membuat irigasi atau proyek konstruksi menggunakan sistem corvée. Seniman dan pengrajin memiliki status yang lebih tinggi dari petani, namun mereka juga berada di bawah kendali negara, bekerja di toko-toko yang terletak di kuil dan dibayar langsung dari kas negara. Juru tulis dan pejabat menempati strata tertinggi di Mesir Kuno, dan biasa disebut "kelas kilt putih" karena menggunakan linen berwarna putih yang menandai status mereka. Perbudakan telah dikenal, namun bagaimana bentuknya belum jelas diketahui. Mesir

3. Sistem hukum
Sistem hukum di Mesir Kuno secara resmi dikepalai oleh firaun yang bertanggung jawab membuat peraturan, menciptakan keadilan, serta menjaga hukum dan ketentraman, sebuah konsep yang disebut masyarakat Mesir Kuno sebagai Ma'at. Meskipun belum ada aturan hukum yang ditemukan, dokumen pengadilan menunjukkan bahwa hukum di Mesir Kuno dibuat berdasarkan pandangan umum (common-sense) tentang apa yang benar dan apa yang salah, serta menekankan cara untuk membuat kesepakatan dan menyelesaikan konflik. Dewan sesepuh lokal, yang dikenal dengan nama Kenbet di Kerajaan Baru, bertanggung jawab mengurus persidangan yang hanya berkaitan dengan permasalahan-permasalahan kecil. Kasus yang lebih besar termasuk di antaranya pembunuhan, transaksi tanah dalam jumlah besar, dan pencurian makam diserahkan kepada Kenbet Besar yang dipimpin oleh wazir atau firaun. Penggugat dan tergugat diharapkan mewakili diri mereka sendiri dan diminta untuk bersumpah bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya. Dalam beberapa kasus, negara berperan baik sebagai jaksa dan hakim, serta berhak menyiksa terdakwa dengan pemukulan untuk mendapatkan pengakuan dan nama-nama lain yang bersalah.

4. Pertanian
Kondisi geografi yang mendukung dan tanah di tepi sungai Nil yang subur membuat bangsa Mesir mampu memproduksi banyak makanan, dan menghabiskan lebih banyak waktu dan sumber daya dalam pencapaian budaya, teknologi, dan artistik. Pengaturan tanah sangat penting di Mesir Kuno karena pajak dinilai berdasarkan jumlah tanah yang dimiliki seseorang. Pertanian di Mesir sangat bergantung kepada siklus sungai Nil. Bangsa Mesir mengenal tiga musim: Akhet (banjir), Peret (tanam), dan Shemu (panen). Musim banjir berlangsung dari Juni hingga September, menumpuk lanau kaya mineral yang ideal untuk pertanian di tepi sungai. Setelah banjir surut, musim tanam berlangsung dari Oktober hingga Februari. Petani membajak dan menanam bibit di ladang. Irigasi dibuat dengan parit dan kanal. Mesir hanya mendapat sedikit hujan, sehingga petani sangat bergantung dengan sungai Nil dalam pengairan tanaman. Dari Maret hingga Mei, petani menggunakan sabit untuk memanen. Selanjutnya, hasil panen diirik untuk memisahkan jerami dari gandum.

5. Hewan
Bangsa Mesir percaya bahwa hubungan yang seimbang antara manusia dengan hewan merupakan elemen yang penting dalam susunan kosmos; maka manusia, hewan, dan tumbuhan diyakini sebagai bagian dari suatu keseluruhan. Hewan, baik yang didomestikasi maupun liar, merupakan sumber spiritualitas, persahabatan, dan rezeki bagi bangsa Mesir Kuno. Sapi adalah hewan ternak yang paling penting; pemerintah mengumpulkan pajak terhadap hewan ternak dalam sensus-sensus reguler, dan ukuran ternak melambangkan martabat dan kepentingan pemiliknya. Selain sapi, bangsa Mesir Kuno menyimpan domba, kambing, dan babi.

6. Sumber daya alam
Mesir kaya akan batu bangunan dan dekoratif, bijih tembaga dan timah, emas, dan batu-batu semimulia. Kekayaan itu memungkinkan orang Mesir Kuno untuk membangun monumen, memahat patung, membuat alat-alat, dan perhiasan. Pembalsem menggunakan garam dari Wadi Natrun untuk mumifikasi, yang juga menjadi sumber gypsum yang diperlukan untuk membuat plester. Batuan yang mengandung bijih besi dapat ditemukan di wadi-wadi gurun timur dan Sinai yang kondisi alam yang tidak ramah. Membutuhkan ekspedisi besar (biasanya dikontrol negara) untuk mendapatkan sumber daya alam di sana. Terdapat sebuah tambang emas luas di Nubia, dan salah satu peta pertama yang ditemukan adalah peta sebuah tambang emas di wilayah ini.

4. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
a.   Arsitektur
Dari peninggalan bangunan-bangunan yang masih bisa disaksikan sampai sekarang menunjukkan bahwa bangsa Mesir telah memiliki kemampuan yang menonjol di bidang matematika, geometri dan arsitektur. Peninggalan bangunan Mesir yang terkenal adalah piramida dan kuil yang erat kaitannya dengan kehidupan keagamaan. Piramida dibangun untuk tempat pemakaman Firaun.Arsitek terkenal pembuat piramida adalah Imhotep.Bangunan ini biasanya memiliki kamar bawah tanah, pekarangan dan kuil kecil di bagian luarnya. Tiang-tiang dan dindingnya dihiasi dengan hiasan yang indah.Di bagian dalam terdapat lorong-lorong, lubang angin dan ruang jenazah raja. Di depan piramida terdapat spinx yaitu patung singa berkepala manusia. Fungsi spinx adalah penjaga piramida. Piramida terbesar adalah makam raja Cheops, yang tingginya mencapai 137 meter di Gheza. Selain Cheops, di Gheza juga terdapat piramida Chefren dan Menkaure.
b. Tulisan dan Aksara
Masyarakat Mesir mengenal bentuk tulisan yang disebut Hieroglyph berbentuk gambar.Tulisan Hieroglyph ditemukan di dinding piramida, tugu obelisk maupun daun papirus.Huruf Hieroglyph terdiri dari gambar dan lambang berbentuk manusia, hewan dan benda-benda.Setiap lambang memiliki makna.Tulisan Hieroglyph berkembang menjadi lebih sederhana kemudian dikenal dengan tulisan hieratik dan demotis.Tulisan hieratik atau tulisan suci dipergunakan oleh para pendeta.Demotis adalah tulisan rakyat yang dipergunakan untuk urusan keduniawian misalnya jual beli. Huruf-huruf Mesir itu semula menimbulkan teka-teki karena tidak diketahui maknanya.Secara kebetulan pada waktu Napoleon menyerbu Mesir pada tahun 1799 salah satu anggota pasukannya menemukan sebuah batu besar berwarna hitam di daerah Rosetta. Batu itu kemudian dikenal dengan batu Rosetta memuat inskripsi dalam tiga bahasa.Pada tahun 1822 J.F. Champollion telah menemukan arti dari isi tulisan batu Rosetta dengan membandingkan tiga bentuk tulisan yang digunakan yaitu Hieroglyph, Demotik dan Yunani.

c. Astronomi
Masyarakat Mesir mula-mula membuat kalender bulan berdasarkan siklus (peredaran) bulan selama 291/2 hari.Karena dianggap kurang tetap kemudian mereka menetapkan kalender berdasarkan kemunculan bintang anjing (Sirius) yang muncul setiap tahun. Mereka menghitung satu tahun adalah 12 bulan, satu bulan 30 hari dan lamanya setahun adalah 365 hari yaitu 12 x 30 hari lalu ditambahkan 5 hari. Mereka juga mengenal tahun kabisat. Penghitungan ini sama dengan kalender yang kita gunakan sekarang yang disebut Tahun Syamsiah (sistem Solar). Penghitungan kalender Mesir dengan sistem Solar kemudian diadopsi (diambil alih) oleh bangsa Romawi menjadi kalender Romawi dengan sistem Gregorian. Sedangkan bangsa Arab kuno mengambil alih penghitungan sistem lunar (peredaran bulan) menjadi tarik Hijriah.

d. Pengobatan
Praktek penguburan Mesir kuno yang melibatkan pembalseman, memang tidak melibatkan pengetahuan rinci tentang anatomi manusia. Namun demikian, obat-obat orang Mesir telah memperoleh reputasi yang sangat baik di Dunia Kuno.
Dokter Mesir kuno bisa menjahit luka, memperbaiki tulang yang patah dan mengamputasi anggota badan yang terinfeksi. Pemotongan yang dibalut oleh daging mentah, linen, dan penyeka direndam dengan madu. Opium juga digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit. Bawang dan bawang putih digunakan sebagai makanan kesehatan dalam diet mereka.
Dekat dengan sungai Nil berarti bahwa akan banyak penyakit yang terbawa air, seperti malaria misalnya. Penyakit umum lainnya termasuk tekanan fisik yang disebabkan dari beban kehidupan kerja. Naas-nya, harapan hidup mereka hanya dikisaran antara 30 (wanita) dan 35 (pria). bahkan sekitar sepertiga dari bayi yang lahir di Mesir tidak pernah mencapai usia dewasa.


BAB III
PENUTUP


1. Kesimpulan
Mesir Kuno terbagi atas dua kerajaan, yang dikenal sebagai Mesir Hulu dan Mesir Hilir.Berlainan dengan kebiasaan, Mesir Hulu (Upper Egypt) terletak di selatan dan Mesir Hilir (Lower Egypt) di utara, dinamakan sungai Nil. Pembagian kerajaan Mesir dibagi menjadi tiga bagian yaitu Kerajaan Mesir Tua (2660 – 2180 SM), Kerajaan Mesir Baru (1570 - 1075 SM), Kerajaan Mesir Tengah (1640 – 1570 SM). Kerajaan Mesir Tua disebut jaman piramida karena pada masa inilah dibangun piramida-piramida terkenal misalnya piramida Sakarah dari Firaun Joser. Piramida di Gheza adalah makam Firaun Cheops, Chifren dan Menkawa.Kerajaan Mesir Tengah dikenal dengan tampilnya Sesotris III.Ia berhasil memulihkan persatuan dan membangun kembali Mesir.  Sesudah diduduki bangsa Hyksos, Mesir memasuki jaman kerajaan baru atau jaman imperium.Disebut jaman imperium karena para Firaun Mesir berhasil merebut wilayah/daerah di Asia barat termasuk Palestina, Funisia dan Syria. Raja-raja yang memerintah jaman Mesir Baru antara lain: Ahmosis I, Thutmosis I,Thutmosis III, Amen Hotep IV Ramses II. Ada beberapa jenis peninggalan pada jaman Mesir Kuno seperti tulisan, kalender, Seni Bangunan (Arsitektur).

2. Saran
Setelah memahami isi makalah ini penulis berharap para pembaca bisa memahami perkembangan peradaban kerajaan Mesir Kuno, dari Kerajaan Mesir Tua, Kerajaan Mesir Tengah, dan Kerajaan Mesir Baru. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna.Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan agar kedepan bisa menyusun makalah lebih baik lagi.Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

RPM SEJARAH KELAS XII

RPM MENDALAM P4GN ABDULLAH BAB 1